Breaking News:

Corona di Bali

Penyebaran Covid-19 di Bali Meningkat, Satgas Gotong Royong Desa Adat Diminta Kembali Aktif

Artinya jangan sampai seluruh masyarakat lengah meskipun sudah memasuki Tatanan Era Baru (new normal).

Istimewa
Foto Satgas Gotong Royong Desa Adat Yeh Gangga, Tabanan 

TRIBUN-BALI.COM - Angka kasus positif Covid-19 di Bali meningkat tajam. 

Beberapa daerah menjadi zona merah Covid-19.

Tak terkecuali kabupaten Tabanan yang saat ini juga berubah menjadi zona merah. 

Dengan kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Kebudayaan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Perihal Penyebaran Pandemi Covid-19 kepada Bendesa Madya, Bendesa Alit dan kepada seluruh Bendesa Adat se-Tabanan.

Dalam SE tersebut menekankan untuk pelaksanaan upacara Panca Yadnya dilakukan secara sederhana atau dibatasi seperti penanganan awal Covid-19.

Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di RSUD Wangaya Hanya Tersisa 1 Persen

Selain itu, Dinas Kebudayaan juga sudah memohon agar Satgas Gotong Royong di Desa Adat kembali diaktifkan.

Surat Edaran bernomor 400/2599/Disbud ini sudah disebar ke seluruh Bendesa Adat se-Tabanan.

Dalam SE yang dibuat tanggal 10 September 2020 ini menekankan pada empat poin untuk pelaksanaan Panca Yadnya kedepannya.

Pertama, pelaksanaan upacara dilaksanakan dengan cara sederhana, dan dengan jumlah peserta yang terbatas (hanya dilakukan oleh prajuru, sutri, dan pemangku).

Umat Hindu ngaturang bhakti di merajan masing-masing.

Halaman
1234
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved