Breaking News:

Corona di Bali

11 DTW di Karangasem Sudah Kantongi Sertifikasi Penerapan Protokol Kesehatan

Dispar Kabupaten Krangasem terus menggelar sertifikasi penerapan protokol kesehatan pada objek daya tarik wisata

Tribun Bali/Saiful Rohim
Suasana Objek Wisata Tenganan Pegringsingan, Kecamatan Manggis, Karangasem, Bali. Tenganan Pegringsingan adalah salah satu wisata yang mendapat sertifikasi. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Krangasem terus menggelar sertifikasi penerapan protokol kesehatan (prokes) pada objek daya tarik wisata (ODTW) serta akomodasi pariwisata di Karangasem pasca dibuka tatanan kehidupan era baru (New Normal), seperti hotel serta restoran.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Krangasem, I Putu Arnawa, mengatakan, ada beberapa objek wisata yang sudah dapat sertifikasi dan  diperbolehkan beroperasi.

Sampai 27 Agustus 2020 sudah ada 11 objek wisata yang mendapatkan sertifikasi penerapan protokol kesehatan dan sudah ada peralatan dan fasilitas penunjang.

"DTW yang sudah dapat sertifikasi (penerapan protokol kesehataan), yakni Tirtagangga, Puri Agung, Taman Soekasada, Taman Harmoni Bukit Asah, Samsara Living Moseum, Maseum Lontar, Lempuyang, Tenganan, Saptanga Timrah, Taman Edelweis, dan Besakih," kata Putu Arnawa, Kamis (10/9/2020).

17 Kasus Positif Covid-19 Baru di Jembrana, Salah Satunya Pejabat Tinggi

Maverick Vinales Kian Waspada Setelah Satu Pembalap Dinyatakan Positif Covid-19

Kekurangan Vaksin Covid-19 Sinovac dari China Diungkap Peneliti Universitas Padjajaran

Ditambahkan, untuk hotel dan restoran yang sudah mendapat sertifikasi sebanyak 22 usaha, tersebar di beberapa Kecamatan di Karangasem, di antaranya Ashyana Candidasa, Tirta Ayu Hotel dan restoran, Taman Surgawi, Villa Sasoon, Rama Sita Bungalow, Mahagiri Resort, dan Restoran, Nirwaana.

"Untuk hotel bintang 3, 4, dan 5, ada tiga yang sudah mengajukan ke Pemerintaah Provinsi (Pemprov)," ungkap Putu Arnawa, mantan Kabag Humas serta Kabag Humas dan Kabag Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Karangasem.

DTW serta akomodasi yang dapat sertifikasi sudah memiliki peralatannya.

Untuk diketahui, DTW dan akomodasi wisata yang mendapatkan sertifikasi telah diverifikasi tim dari kabupaten dan provinsi.

Wisata yang telah melengkapi peralatan diperbolehkan untuk beroperasi.

Pulang dari Semarang, Relawan yang Sudah Disuntik Vaksin Sinovac Terinfeksi Covid-19

109 Dokter Meninggal Dunia Akibat Covid-19, Bali 4 Orang, Terbanyak Jawa Timur 29 Orang

Penyebaran Covid-19 di Bali Meningkat, Satgas Gotong Royong Desa Adat Diminta Kembali Aktif

Pengecekan ini adalah salah satu syarat bisa dibukanya kembali objek wisata di tengah pandemi Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved