Corona di Bali
Pejabat Tinggi di Pemkab Jembrana Positif Covid-19, 178 PNS Jalani Rapid Test
Pejabat tinggi ini diduga adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Jembrana, I Made Sudiada yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Eviera Paramita Sandi
Kitatambah lagi sosialisasi dan promosi kesehatan. Harapan ke depan kesadaran warga muncul dengan sendirinya, tidak perlu penindakan lagi," tandasnya.
Kepala Inspektorat
Kepala Inspektorat Denpasar, Ida Bagus Gde Sidharta meninggal dunia, Jumat (11/9/2020) pagi.
Sebelum meninggal, Sidharta sempat menjalani tes swab dan hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19.
"Iya benar, beliau sudah tes swab sejak tanggal 2 September dan hasilnya keluar tanggal 5 September, hasilnya positif Covid-19," kata Pelaksana Tugas (Plt) Dirut RSUD Wangaya, dr I Dewa Putu Parwita saat dihubungi, Jumat (11/9/2020).
Parwita menjelaskan, pada saat dinyatakan positif Covid-19 tanggal 5 September 2020, Sidharta memutuskan untuk menjalani isolasi mandiri di rumah.
Namun, ternyata kondisi Sidharta terus memburuk sehingga pada 7 September 2020, Sidharta mengalami sesak napas lalu menjalani rawat inap di RSUD Wangaya Denpasar.
"Kami sudah tawarkan untuk dirawat, tapi waktu itu beliau minta cukup isolasi di rumah saja. Waktu tanggal 7 itu sudah parah gejalanya sesak," kata Parwita.
Lalu bagaimana dengan dua anak dan istri Sidharta? Parwita mengatakan mereka semua sudah menjalani tes swab pada tanggal 8 September 2020 dan hasilnya belum keluar. "Saat ini kami masih sarankan keluarganya untuk isolasi mandiri di rumahnya," kata Parwita.
Sementara jenazah Sidharta saat ini masih dititipkan di ruang jenazah RSUD Wangaya, Denpasar.
"Tanggal 14 rencananya diupacarai," demikian Parwita. (ang/win)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-covid-19-hubungan-vitamin-d-dan-kematian.jpg)