Breaking News:

Tips Sehat untuk Anda

Mengenal Ptosis atau Kelopak Mata Turun, Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Salah satu kelainan pada mata yaitu ptosis atau kondisi kelopak mata atas turun dari posisi normal

Tribun Medan
Ilustrasi ptosis. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Salah satu kelainan pada mata yaitu ptosis atau kondisi kelopak mata atas turun dari posisi normal.

Penyebabnya karena bawaan otot atau saraf.

Bisa juga karena saraf, otot, trauma, bisa juga karena faktor mekanik (benjolan di kelopak mata atas).

Dokter spesialis mata RSUP Sanglah, dr. AAA Sukartini Djelantik, Sp.M(K) mengatakan, "Gejala yang ditemui pada ptosis, penderita mengeluh separuh matanya lebih kecil dari sebelahnya. Wajah terasa lelah dan apabila kondiri ptosis menjadi lebih berat, maka perlu menengadahkan kepala untuk terlihat lebih baik," jelasnya, dalam YouTube PKRS Sanglah yang diakses pada Kamis (17/9/2020).

Terdapat pemeriksaan MRD (Margin Reflect Distance), dimana batas antara tepi kelopak mata atas dan reflek dari cahaya pada pasien.

Bila reflek 4-4,5 mm normal, turun menjadi 1,5 mm, maka termasuk ptosis ringan dan apabila kurang dari sama dengan 0,5 mm maka termasuk ptosis sedang.

Penderita akan memeriksakan diri ke dokter tergantung kondisi dan umur pasien. 

Pada pasien anak-anak bayi cenderung orangtua  yang menyadari lebih dahulu bahwa kelopak mata anaknya tidak simetris.

Hanya Dialami Pasien Covid-19 Bergejala, Kenali Gejala Happy Hypoxia yang Patut Diwaspadai

Gejala dan Cara Ampuh Mengurangi Risiko Demensia atau Penyakit Pikun

Kepala Pusing dan Mudah Mengantuk saat Diajak Ngobrol, Waspadai Gejala Radang Otak

"Tindakan utama pada ptosis adalah tindakan operasi. Indikasi operasi bisa memperbaiki keluhan pasien, antara lain kelainan lapangan pandangan di area medial dan atas," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Noviana Windri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved