Corona di Bali

45 Pelanggar Protokol Kesehatan di Pasar Beringkit Diberikan Sanksi Sosial dan Teguran

Pada saat penerapan protokol kesehatan, aparat kepolisian mencatat ada 45 pengunjung yang melanggar.

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Pengunjung pasar Beringkit saat dihukum karena kedapatan melanggar protokol kesehatan, Minggu (20/9/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Puluhan anggota Polres Badung  melakukan penegakan hukum sesuai Pergub. Bali No 46/2020 dan Peraturan Bupati Badung No 52 tahun 2020 tentang Penerapan Pendisiplinan dan Penegakan hukum Protokol Kesehatan ( Prokes) di Area Pasar Beringkit, Mengwi, Badung, Bali, Minggu (20/9/2020).

Satu per satu masyarakat yang datang ke Pasar Beringkit diperiksa.

Setelah itu sidak masker pun langsung dilaksanakan di areal pasar.

Pada saat penerapan protokol kesehatan, aparat kepolisian mencatat ada 45 pengunjung yang melanggar.

Dukung Duet Jaya-Wibawa di Pilkada Denpasar 2020, Ini Alasan PKB

Program Diskon Tambah Daya Listrik “Super Wow” PLN Tembus 367 Ribu Pendaftar

Target Kunjungan Tak Tercapai, Museum Semarajaya Akan Gelar Atraksi Budaya untuk Menarik Pengunjung

45 orang tersebut melanggar karena tidak menggunakan masker dan ada pula yang mengenakan masker yang tidak benar.

Kendati ditemukan pelanggaran, namun tidak langsung diberi sanksi berupa denda.

Namun diberikan sanksi sosial seperti push up dan teguran.

Bahkan ada pula yang beri sanksi menyapu, dan squat jump.

Wakapolres Badung Kompol Ni Putu Utariani, SH didampingi Kabag Ops Kompol I Wayan Suana, SH yang ikut melaksanakan operasi tersebut mengatakan Ops Yustisi Agung Covid -19 tentang pendisiplinan Prokes dilakukan secara serentak bersama instansi terkait di daerah rawan penyebaran covid -19.

Selain pasar tradisional, operasi ini juga menyasar perkantoran, pasar modern, destinasi wisata dan usaha pariwisata.

"Pada operasi ini kita temukan sebanyak 45 pelanggaran. Namun sudah kita berikan sanksi sosial seperti menyapu maupun push up," katanya

Meski demikian, Wakapolres Utari pada kesempatan tersebut mengimbau kepada para pengunjung pasar agar tetap menerapkan Prokes.

Ia meminta kepada masyarakat agar menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Jangan takut kepada petugas. Takutlah pada penyakit yang akan membahayakan diri kita dan orang terdekat kita," katanya

Belasan ABG Digerebek saat Pesta Miras, Adapula Pasangan yang ingin Berhubungan Intim

Gede Tomat Hibur Masyarakat di Acara Makedekan Ajak Clekontong Mas

Mulai Malam Ini, Berikut Link Live Streaming MotoGP Emilia Romagna 2020

Wakapolres pun mengatakan, oprasi akan dilakukan terus menerus, agar masyarakat memahami pentingnya prokes untuk mencegah peningkatan kasus covid-19.

 Bahkan dengan menaati imbauan pemerintah, kasus diharapkan bisa menurun dan masyarakat bisa menjalani hidup seperti semula.

"Razia ini akan terus berlanjut, hingga benar-benar masyarakat menyadari pentingnya menjaga diri dengan 3M (Menggunakan masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak," Terangnya di Pasar Beringkit.

Selain Wakapolres di dampingi Kabag Ops yang memimpin Operasi tersebut juga nampak hadir Kasatlantas Iptu Achmand Fahmi Adiatma,STK, SIK dan puluhan anggota Polri bergabung dengan Security dan petugas Pasar Beringkit. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved