Breaking News:

Istana Putuskan Pilkada Serentak Tak Ditunda, KPU Bali Pastikan Tak Ada Klaster Pilkada

Pemerintah pusat akhirnya memutuskan untuk tetap melaksanakan tahapan Pilkada di 270 daerah, termasuk di enam kabupaten/kota se-Bali.

NET
Ilustrasi Pilkada serentak 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah pusat akhirnya memutuskan untuk tetap melaksanakan tahapan Pilkada di 270 daerah, termasuk di enam kabupaten/kota se-Bali.

Ini dilakukan meski pandemi Covid-19 masih belum berakhir.

Terkait hal tersebut, Komisioner KPU Bali, Gede John Darmawan memastikan bahwa pihaknya akan semakin memperketat dalam penerapan protokol kesehatan saat pelaksanaan berbagai tahapan Pilkada.

Ini dilakukan sebagai bagian dari pencegahan penyebaran pandemi Covid-19.

"Kita perketat protokol kesehatan bagi pasangan calon dan tim," ujar dia, Senin (21/9/2020).

Bahkan, pihaknya memastikan bahwa Pilkada nanti justru tidak akan menjadi klaster penyebaran Covid-19.

Menurut Mantan Ketua KPU Denpasar ini, hal tersebut bisa terjadi asalkan semua pihak yang terlibat Pilkada tetap disiplin menjaga protokol kesehatan.

Pelatih Bali United Teco Larang Pemain Jalan-jalan Keluar Hotel saat Berada di Bantul

Kontrak Valentino Rossi dengan Petronas Yamaha SRT Diumumkan Pekan Ini

Update Covid-19 Kota Denpasar, Kasus Positif Bertambah 21 Orang, Sembuh 16 Orang 

"Optimis jika semua pihak disiplin. Penyelenggara, peserta, pemilih," ucapnya.

Dia kembali menegaskan, usulan penundaan pilkada itu sah saja dilakukan. Wajar dimunculkan.

Terlebih, Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang Nomor 2 Tahun 2020 yang kemudian diundangkan ke dalam Undang Undang Nomor 6 Tahun 2020 memberikan ruang untuk usulan semacam itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved