Beberapa Daerah di Karangasem Sulit Akses Jaringan Telekomunikasi
Dari 78 desa/kelurahan di Karangasem, Bali, ada beberapa daerah belum tersentuh jaringan telekomunikasi atau dinyatakan area blank spot
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Irma Budiarti
TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Dari 78 desa/kelurahan di Karangasem, Bali, ada beberapa daerah belum tersentuh jaringan telekomunikasi atau dinyatakan area blank spot.
Daerah yang dinyatakaan blank spot merupakan laporan dari camat ke Dinas Koomunikasi Informasi dan (Kominfo) Kabupaten Karangasem.
Kepala Dinas Kominfo Karangasem, Komang Daging, mengungkapkaan, titik-titik yang dinyatakan blank spot merupakan laporan dari perbekel ke camat dan diteruskan ke Dinas Kominfo.
Saat ini petugas dari Diskominfo melakukan pengecekan untuk memastikan laporan dari pihak kecamatan.
"Ini baru sebatas laporan dari masing-masing camat se-Karangasem. Makanya kami turun untuk mengecek dan memastikan. Kami lakukan secara bertahap, dan masih dalam proses," ungkap Kepala Dinas Kominfo, I Komang Daging, Kemarin (23/9/2020).
Titik-titik yang dilaporkaan mengalami blank spot tersebar di semua kecamatan.
Terutama daerah pelosok yang berdekatan dengan pegunungan dan rerimbunan pepohonan.
• Tak Ada Lagi Blank Spot di Nusa Penida, Segera Tuntaskan Internet Gratis di 122 Desa Adat
• Delapan Desa di Bangli Masih Terkategori Blank Spot, Tiga Desa Tidak Ada Jaringan Sama Sekali
• Provider Tak Bisa Seberangkan Material, Penanganan Blank Spot di Desa Sekartaji Nusa Penida Tertunda
Daerah tersebut minim sinyal sehingga masyarakat kesulitan berkomunikasi, seperti daerah di dekat areal Gunung Agung.
"Titik-titik yang mengalami blank spot besar kemungkinan karena faktor geografis (alam). Terhalang bebukitan, pepohonan, dan bangunan. Seperti di Sebudi, Kecamatan Selat bagian atas ada sinyal, tapi belum maksimal," kata Komang Daging, mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa.
Pihaknya berjanji akan mengecek jaringan telekomunikasi di setiap dusun di Karangasem.
Diskominfo akan bekerjasama dengan camat serta desa.
Seandainya di daerah tersebut mengalami blank spot, Diskominfo akan berusaha agar dipasang jaringan telekomunikasi di lokasi.
"Untuk titik yang memang blank spot akan segera kami tindak lanjuti dan melaporkan ke pemerintah pusat. Hingga kini kami masih melakukan pemetaan daerah mana yang mengalami blank spot. Setelah rampung pemetaannya baru ke Kementerian Kominfo," akui I Komang Daging.
Untuk diketahui, daerah yang sulit mengakses jaringan komunikasi/sulit mendapat sinyal tersebar di beberapa kecamatan, seperti beberapa daerah di Kecamatan Kubu bagian atas, Kecamatan Selat di bagian atas, Kecamatan Bebandem bagian atas, dan Kecamatan Abang bagian atas.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kondisi-wilayah-di-desa-sekartaji-nusa-penida-rabu-1262019.jpg)