Pemancing yang Tertabrak Kapal Ditemukan

BREAKING NEWS - Pemancing yang Tertabrak Kapal Selerek di Jembrana Akhirnya Ditemukan

I Made Rade (17), pemancing yang tertabrak kapal selerek saat berada di jukung yang ditumpanginya, akhirnya ditemukan.

Istimewa
Foto: Petugas Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana saat mengevakuasi korban dan membawa ke rumah duka, Rabu (23/9/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- I Made Rade (17), pemancing yang tertabrak kapal selerek/slerek saat berada di jukung yang ditumpanginya, akhirnya ditemukan.

Rade ditemukan terdampar di hari ke sembilan sejak dinyatakan hilang usai pulang memancing dengan rekannya.

Korban hilang yang tenggelam terseret arus laut ini ditemukan terdampar dibenarkan oleh Kepala Pos Pencarian dan Pertolongan Kabupaten Jembrana, I Komang Sudiarsa, Rabu (23/9/2020).

Sudiarsa mengatakan, bahwa korban ditemukan terdampar di perbatasan perairan Perancak dan Air Kuning, Jembrana, Bali.

Pencarian Pemancing Hilang di Perairan Desa Perancak Jembrana Dilanjutkan Hingga 7 Hari

Sembilan Kali Putaran Pencarian Pemancing Hilang di Perairan Air Kuning Masih Nihil

Pelatihan Pengembangan Agrowisata di Desa Wisata Kerobokan Tabanan

Korban sudah terdampar di pinggiran pantai atau di pasir laut.

Saat ditemukan, korban diakuinya sudah sulit dikenali terutama untuk wajah dan tubuh karena pengaruh kadar garam air laut yang membuat wajah korban rusak.

“Kondisi korban, wajah sulit dikenali dan ada luka di kaki dan tangan,” ucapnya saat dihubungi wartawan.

Sudiarsa menyebut, korban baru bisa dikenali karena anggota keluarganya yang mengetahui dari pakaian yang digunakan oleh korban saat ditemukan di pinggiran pantai.

Saat ditemukan, korban mengenakan celana training warna hitam dengan pelapis dalam sebuah celana pendek warna merah.

Kemudian korban mengenakan baju warna yang sudah rusak seperti keabu-abuan.

“Jadi jenazah sudah dibawa ke rumah duka, karena permintaan keluarga untuk langsung dibawa ke rumah duka,” ungkapnya. 

Sekedar untuk diketahui, kejadian jukung yang ditabrak oleh kapal selerek ini terjadi pada Selasa (15/9/2020) lalu sekitar pukul 06.00 Wita.

Dua korban yang berada di jukung ialah I Made Ludra (26), warga Banjar Perancak, Desa Perancak Kecamatan Jembrana.

Untuk Ludra sendiri diketahui selamat dari peristiwa ini.

Sedangkan korban hilang dan masih dalam pencarian ialah I Made Rade (17), warga Banjar dan Desa yang sama dengan korban selamat. (*).

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved