Pilkada Serentak
Dapat Nomor Urut 2, Amerta Sebut Tanda Kemenangan
Pasangan Gede Ngurah Ambara Putra-Made Bagus Kertanegara (Amerta) mendapatkan nomor urut 2 di Pilkada Kota Denpasar.
Penulis: Ragil Armando | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pasangan Gede Ngurah Ambara Putra-Made Bagus Kertanegara (Amerta) mendapatkan nomor urut 2 di Pilkada Kota Denpasar.
Menurut Calon Walikota, Gede Ngurah Ambara Putra, pihaknya tidak ambil pusing terkait nomor urut di Pilkada.
"Jadi prinsipnya nomor 1 atau nomor 2 tidak masalah, yang bisa mengantarkan kami mendapat Walikota dan Wakil Walikota," katanya usai pengundian nomor urut oleh KPU Denpasar di Inna Bali Heritage Hotel, Denpasar, Kamis (24/9/2020).
Pasangan usungan Golkar, Demokrat, dan NasDem itu menjelaskan terkait filosofi nomor dua, menurutnya nomor dua memiliki arti dalam kebudayaan Bali yakni Rwa Bhinneda atau keseimbangan.
Hal ini menurutnya pasangan Amerta dapat hadir sebagai penyeimbang dan penyejuk politik di Kota Denpasar.
"Nomor 2 itu kan kalau di Bali Rwa Bhinneda atau keseimbangan, kitab berharap masyarakat bisa memilih kami Amerta nomor urut 2," ujarnya.
• Pemkab Klungkung Berencana Ajukan Pinjaman Rp 140 Miliar, Difokuskan untuk Infrastruktur PDAM & RSUD
• Badung Serahkan Pengelolaan Pasar Dalung ke Desa Adat, Berharap Ada Kontribusi untuk Krama
• Update Covid-19 Kota Denpasar, Sembuh Bertambah 42 Orang, Positif 21 Orang
Selain itu, nomor 2 sendiri menurutnya juga memiliki arti kemenangan atau victory.
Hal ini membuat pihaknya optimistis dapat menenangkan Pilkada Kota Denpasar.
"Victory juga bisa, pokoknya harapan Amerta bisa memenangkan Pilkada," harapnya.
"Kami punya program Denpasar berseri, smart city, berbudaya dan berdaya saing," imbuhnya.
Selain itu, paket Amerta juga berharap masyarakat Denpasar dapat tetap sehat dan mampu mengikuti pesta demokrasi di masa pandemi ini.
Oleh sebab itu, pihaknya memiliki komitmen untuk senantiasa menegakkan disiplin dalam protokol kesehatan dan ramah lingkungan di setiap kampanye Amerta.
• Pohon Setinggi 20 Meter Tumbang, Timpa Kabel PLN dan Blokir Jalan di Desa Tusan
• Pjs Bupati Badung Masih Menunggu Keputusan Kemendagri
• Dituduh Pelakor, Wajah Gadis 17 Tahun Disilet Lalu Dikeroyok Istri dan Tiga Anak
"Kami Amerta harapannya tentu masyarakat tetap sehat, kita ingin pemilu yang damai, begitu juga kita menginginkan disiplin dalam protokol kesehatan dan ramah lingkungan," terangnya.
Mengenai target kemenangan sendiri. Ngurah Ambara mengaku optimistis pihaknya bisa unggul 10 persen dari pasangan petahana usungan PDIP, Gerindra, Hanura, dan PSI I Gusti Ngurah Jayanegara-Kadek Agus Arya Wibawa (Jaya-Wibawa).
"Target kemenangan harapannya lebih dari 5 persen atau 10 persen, tentu tidak mudah karena kami penantang, dengan kerja keras koalisi dan para relawan," tegasnya.
Terkait dengan kampanye daring, Amerta pun menegaskan pihaknya siap untuk menjalaninya sebagai bagian dari penerapan protokol kesehatan.
• Pemerintah Terbitkan PP Terkait Relaksasi Iuran BPJS Ketenagakerjaan, Ini Kata Pengusaha
• Bayern Muenchen Vs Sevilla, Berikut Jadwal dan Link Live Streamingnya
Bahkan, ia menyebut kampanye dengan terobosan baru ini sangat efektif menjangkau masyarakat dan berbiaya murah.
"Kami punya room sampai 5 ribu harapannya melalui para relawan kita, melalui daring kita bisa menyampaikan pesan-pesan, relawan kita ada di setiap banjar, karena bagaimanapun juga itu efektif dan lebih murah," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pasangan-gede-ngurah-ambara-putra-made-bagus-kertanegara-amerta-mendapatkan-nomor-urut.jpg)