Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Liga 1 Indonesia

3 Dampak Besar Kalau Liga 1 dan Liga 2 Dihentikan

Induk persepak bolaan Indonesia, PSSI, mengungkapkan tiga dampak besar yang dapat timbul jikalau Liga 1 dan Liga 2 harus dihentikan.

Tayang:
Editor: M. Firdian Sani
Istimewa
Foto kiriman Media & Digital PSSI. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan saat bertemu dengan Menpora, Zainudin Amali di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (3/7/2020) kemarin. 

TRIBUN-BALI.COM - Induk persepak bolaan Indonesia, PSSI, mengungkapkan tiga dampak besar yang dapat timbul jikalau Liga 1 dan Liga 2 harus dihentikan.

Seperti diketahui, PSSI belum lama ini telah memberikan keputusan terkait kelanjutan Liga 1 serta Liga 2.

Dalam putusan terbarunya, PSSI mengambil langkah resmi dengan mengundurkan waktu mulainya Liga 1 dan Liga 2 sesuai jadwal yang sebelumnya telah ditetapkan.

PSSI sebelumnya telah berencana untuk menjalankan kembali Liga 1 2020 yang start 1 Oktober 2020 dan Liga 2 2020 pada 17 Oktober 2020.

Akan tetapi, rencana PSSI tersebut harus sirna dikarenakan adanya keputusan baru dari Polri yang dikeluarkan Senin (28/9/2020).

Polri melarang adanya kompetisi sepak bola dalam waktu dekat berdasarkan faktor masih tingginya penyebaran wabah virus corona di Indonesia.

Lionel Messi Diyakini Akan Perpanjang Kontraknya 2 Tahun Lagi

PSSI tetap menghormati keputusan Polri dengan mengundur mulainya Liga 1 dan Liga 2 setelah mengadakan rapat pertemuan bersama pihak-pihak terkait.

Setelah menunda bergulirnya kompetisi, PSSI pun mendapatkan banyak respon dari banyak pihak.

Terlebih, respon itu pun juga datang ke PSSI dari para kontestan yang bertanding di kompetisi sepak bola di Indonesia.

Respon penolakan dilanjutkannya kompetisi pun juga sempat disuarakan oleh Madura United sebagai salah satu peserta Liga 1 2020.

Hal ini disampaikan langsung oleh Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, pada 29 September 2020.

Achsanul Qosasi merasa lebih baik kompetisi tidak dihentikan karena tidak adanya kejelasan yang dapat berdampak juga kepada klub dan pemain.

Hilang di Laga Liverpool vs Arsenal, Thiago Alcantara Dinyatakan Positif COVID-19

"Jika ditunda akan semakin memberatkan klub. Pemain di tengah ketidakpastian yang sudah pasti," kata Achsanul Qosasi seperti dilansir oleh BolaSport.com dari Tribun Madura.

"Saat kami menolak, diminta untuk menerima. Saat kami bersiap, diminta untuk berhenti," ujar AQ, sapaan Achsanul Qosasi.

"Sudah, hentikan saja niat untuk memulai. Hentikan saja (kompetisi), itu lebih baik," tutur Presiden Madura United tersebut.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved