Liga 2
Liga 2 Ditunda, PSMS Medan Alami Kerugian Rp 7,5 Miliar
PSMS Medan alami kerugian sekitar Rp 7,5 miliar karena Liga 2 2020 ditunda. Hal itu diungkapkan oleh sekretaris Umum PSMS Medan, Julius Raja.
TRIBUN-BALI.COM - PSMS Medan alami kerugian sekitar Rp 7,5 miliar karena Liga 2 2020 ditunda.
Hal itu diungkapkan oleh sekretaris Umum PSMS Medan, Julius Raja.
Sebelumnya PSSI memutuskan untuk menunda pagelaran Liga 1 dan Liga 2 2020 sampai November mendatang.
Alasannya karena PSSI tidak mendapatkan izin keramaian dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri) lantaran Covid-19 masih tinggi di Tanah Air.
Liga 1 awalnya digelar pada 1 Oktober, sementara Liga 2 dihelat 17 Oktober mendatang.
Julius Raja mengatakan manajemen PSMS Medan kecewa dengan penundaan Liga 2 2020.
Sebab, tim berjulukan Ayam Kinantan itu sudah mengalami kerugian yang sangat banyak.
• Bek Persib Bandung Victor Igbonefo Kecewa Liga 1 2020 Ditunda Lagi
“PSMS Medan sudah rugi miliaran,” kata Julius Raja seperti BolaSport.com kutip dari Tribun Medan.
“Keuangan kami sekitar Rp 10 miliar sampai selesai Liga 2 pada Desember nanti.”
“Nah sampai sekarang ini sudah habis sekitar Rp 7,5 miliar termasuk perombakan tim,” ucap Julius Raja menambahkan.
• Max Biaggi Sebut Semua Pembalap Muda Ingin Kalahkan Valentino Rossi
Pria berkumis itu menambahkan, uang yang sudah dikeluarkan PSMS Medan itu untuk mendatangkan pemain berkualitas.
Selain itu uang tersebut juga digunakan untuk gaji pemain, pelatih, ofisial, dan konsumsi tim.
Setelah dihitung-hitung, manajemen PSMS Medan harus menyiapkan uang sebesar Rp 2,5 miliar lagi sampai Liga 2 selesai.
Tentu saja dengan ditundanya Liga 2 membuat anggaran biaya klub semakin bertambah jika kompetisi bergeser.
“Ini tentu kerugian yang sangat besar yang tidak diantisipasi oleh PSSI dan PT LIB.”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/psms-medan.jpg)