Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Harga Kembali Turun, September Bali Kembali Deflasi

Provinsi Bali pada September 2020, kembali mengalami deflasi, setelah sebelumnya pada dua bulan berturut-turut mengalami deflasi pada Juli dan Agustus

Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho 

Walau demikian, kata Trisno, kelompok barang core inflation, pada September 2020 mencatat inflasi sebesar 0,23 persen (mtm), melandai dibandingkan Agustus tercatat inflasi sebesar 0,34 persen (mtm).

Tekanan inflasi ini, terjadi terutama pada canang sari, ayam goreng, dan vitamin. Peningkatan harga canang sari dan ayam goreng, disebabkan adanya Hari Raya Galungan dan Kuningan pada September.

“TPID kabupaten/Kkota dan Provinsi Bali, terus berupaya menjaga kestabilan pasokan dan harga di masyarakat,” imbuhnya.

TPID terus melakukan upaya dan inovasi, meningkatkan penyerapan komoditas pertanian. Utamanya komoditas hortikultura dengan berbagai program, antara lain Pasar Gotong Royong.

“Bank Indonesia terus mendorong digitalisasi pemasaran produk pertanian, melalui platform digital di antaranya melalui market place lokal guna menahan laju penurunan harga produk pertanian,” tegasnya.

Berdasarkan proyeksi Bank Indonesia, pada Oktober 2020, inflasi akan tetap terkendali.

“Ke depan, Bank Indonesia tetap berkolaborasi bersama TPID kabupaten/kota dan Provinsi Bali, agar laju inflasi dan kestabilan harga di masyarakat tetap terus terjaga,” imbuh Trisno. (*)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved