Breaking News:

Satpol PP Gianyar Kembali Datangi Pabrik Tahu di Bitera, Pemilik Minta Toleransi untuk Berkemas

Meskipun sudah dikenakan SP 3 sejak 2 Oktober 2020, namun sebuah pabrik tahu di Kelurahan Bitera, Gianyar, Bali belum juga hengkang dari tempatnya mel

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Satpol PP Gianyar datang pabrik tahu di Kelurahan Bitera, Gianyar yang telah diberikan SP3, Senin (5/10/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Meskipun sudah dikenakan SP 3 sejak 2 Oktober 2020, namun sebuah pabrik tahu di Kelurahan Bitera, Gianyar, Bali belum juga hengkang dari tempatnya melakukan pencemaran lingkungan.

Karena itu, Satpol PP Gianyar pun kembali mendatangi pabrik tersebut, Senin (5/10/2020).

Pemilik pabrik tahu, Purnomo mengatakan, saat ini pihaknya masih berkemas-kemas.

Dia pun mengaku telah memiliki lokasi baru untuk mendirikan pabrik tahu.

Kata dia, memindahkan pabrik ini relatif membutuhkan waktu lama.

Selain memindahkan barang, ia juga membutuhkan waktu untuk mengarahkan para pelanggannya agar nanti datang ke tempat barunya.

Usai Kalah Mengenaskan dari Aston Villa, Kiper Baru Liverpool Turut Mendapat Sorotan Tajam

Promo Alfamart 5 Oktober 2020, Diskon Minyak Goreng, Deterjen hingga Produk Susu

Detik-detik Markas KKB Papua Terbongkar Karena Tanda Asap,TNI Tembak Mati Anak Buah Egianus Kogoya

"Untuk pindah itu tidak segampang yang diperkirakan. Selain barang-barang yang dipindahkan, juga perlu mengarahkan pelanggan untuk mencari tahu di tempat yang baru," tandasnya.

Meskipun telah dikenakan sanksi penyegelan karena pencemaran lingkungan, Purnomo menilai pabriknya tidak salah.

Kata dia, bau yang selama ini dikeluhkan bukan limbah dari pabriknya.

Tetapi pabrik tahu lain, yang jaraknya relatif dekat dengan pabriknya.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved