Breaking News:

Masuk Tahap Verifikasi, Kominfo Tabanan Rancang TTE Agar Pelayanan Publik Lebih Efisien

Pemkab Tabanan saat ini tengah serius menggarap rancangan penerapan tanda tangan elektronik (TTE) melalui Dinas Komunikasi dan Informasi Tabanan

Istimewa
Ilustrasi penerapan tanda tangan elektronik. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Pemkab Tabanan saat ini tengah serius menggarap rancangan penerapan tanda tangan elektronik (TTE) melalui Dinas Komunikasi dan Informasi Tabanan.

Saat ini program ini sudah masuk tahap verifikasi dari Balai Sertifikasi Elektronik Badan Siber dan Sandi Negara untuk menyesuaikan/menyinkronkan dengan aplikasi yang membutuhkan TTE ini.

"Jadi ada tahapan-tahapannya. Kemarin sudah sosialisasi dan sekarang sudah masuk tahap verifikasi oleh BSSN," kata Kadis Kominfo Tabanan, I Putu Dian Setiawan, Rabu (7/10/2020).

Dian melanjutkan, tahapan yang dimaksud adalah tahap sosialisasi/pengenalan saat di awal, kemudian tahap mendaftarkan aplikasi, verifikasi, dan selanjutnya disinkronkan dengan aplikasi yang sudah dikembangkan.

24 Warga Terjaring Razia Masker di Desa Baluk Jembrana

Pananganan Covid-19 di Klungkung Selaras Instruksi Provinsi dan Pusat

Setelah proses sinkronisasi ini, baru dikeluarkan sertifikat untuk TTE ini.

Tahap terakhir barulah implementasi.

"Astungkara, program ini bisa segera dilaksanakan di Tabanan. Targetnya akhir tahun ini sudah terealisasi lah, sehingga awal tahun depan sudah bisa mulai penerapannya," jelas Dian.

Ketika sudah berjalan, kata dia, nantinya akan dilanjutkan dengan menyasar semua aplikasi yang ada atau digunakan di Tabanan.

Misalnya, untuk beberapa aplikasi milik pusat yang digunakan DPMPTTPSP Tabanan akan dicoba untuk dikombinasikan dengan TTE ini.

6 Orang Terjaring Operasi Yustisi Penertiban Masker di Kuta Badung

Jadwal Debut Edinson Cavani dengan Man United, PSG jadi Lawan Pertama?

"Yang sudah saat ini adalah aplikasi e-surat, tapi tak menutup kemungkinan nanti akan mencoba di aplikasi pusat yang digunakan di daerah. Apakah nanti itu bisa dikombinasikan akan dicoba dulu," ungkapnya.

Dian berharap dengan realisasi atau penerapan tanda tangan elektronik ini, ke depannya akan memberikan banyak manfaaat bagi masyatakat dan tentunya birokrasi di Pemkab Tabanan.

Artinya bisa diharapkan banyak mempermudah pelayanan publik, OPD bisa tetap produktif dan berkinerja karena proses pengambilan keputusan, pendelegasian tugas, pelaksanaan layanan, dan sistem informasi publik dan pemerintahan bisa tetap berjalan dengan efektif dan efisien.

"Semoga bisa lebih banyak membantu terutama untuk pelayanan publik di Tabanan," harapnya.

(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved