107 Hektare Lahan Petani di Badung Diserang Hama Tikus
Beberapa sawah di Kabupaten Badung diserang hama tikus, sehingga berdampak pada hasil panen petani.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Di beberapa daerah, penggunaan burung hantu sebagai musuh alami tikus sudah dilakukan.
“Beberapa wilayah sudah menerapkan pembasmi tikus itu burung hantu. Jenis burung hantu yang digunakan yakni Tyto Alba, namun semua itu masih kami kaji,” bebernya
Wijana mengimbau kepada petani untuk tetap melaporkan serangan OPT kepada penyuluh. Sehingga bisa dilakukan tindakan lebih lanjut.
• Ramalan 12 Zodiak Cinta Besok 9 Oktober 2020, Aries Siap-siap Bertemu Seseorang, Libra Perlu Tegas
“Tak kalah penting ikut melestarikan musuh alami OPT, melakukan gerakan pengendalian, serta secara rutin membersihkan pematang sawah dan saluran irigasi untuk menekan perkembangbiakan tikus,” ujarnya.
Disinggung mengenai luas lahan pertanian di Badung, Mantan Camat Kuta selatan itu mengaku di tahun 2019 luas lahan pertanian yakni 9.593 Hektar.
“Mungkin dengan adanya hama jumlah panen akan dipengaruhi,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kadiperpa-badung-i-wayan-wijana-saat-mengikuti-kegiatan-gerakan-pengendalian.jpg)