Bencana di Bali
Kapolres Bangli Sebut Bakal Back Up Pengamanan di Lapas Pasca Robohnya Pagar Keliling Rutan
Kapolres menyebutkan, dampak bencana yang terjadi saat ini akibat curah hujan yang terjadi sejak Jumat (9/10) sore hingga Sabtu (10/10) pagi.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Wema Satya Dinata
Musibah longsor juga terjadi di jalur Bangli - Tembuku tepatnya wilayah Desa Jehem, wilayah Desa Undisan, dan wilayah Desa Yangapi sehingga mengakibatkan arus lalu lintas terganggu.
Sementara di Kecamatan Bangli, musibah tanah longsor terjadi di Jalur Segening, Banjar Kawan dan mengakibatkan arus lalu lintas terganggu.
Namun demikian, dengan bantuan alat berat hingga pukul 12.30 wita jalur perbatasan Kecamatan Bangli - Susut itu sudah bisa dilintasi.
Selain jalur umum, dampak hujan deras juga mengakibatkan musibah longsor dan air bah di objek wisata religius Tirta Sudamala di Lingkungan Sedit, Kelurahan Bebalang, Bangli.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun tiga bangunan antara lain ruang ganti, bale pawedan, dan bale pesandekan mengalami kerusakan. Sementara estimasi kerusakan diperkirakan mencapai Rp. 100 juta.
Sedangkan di Kecamatan Susut, diketahui tiga titik longsor. Antara lain Jalur Buungan menuju Penglipuran, dan Jalur Penatahan - Juuk Bali, serta di Banjar Manuk, Desa Susut.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, dan upaya penanganan telah dilakukan koordinasi dengan Camat Susut untuk mendatangkan alat berat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kapolres-bangli-akbp-i-gusti-agung-dhana-aryawan-ketika-memantau-jebolnya-tembok-rutan.jpg)