Bali Paradise
Wadahi 5 Tenant Kuliner, Ema Cloud Kitchen Mudahkan Masyarakat dalam Menikmati Hidangan Asia
Ema Cloud Kitchen pun menghadirkan inovasi terbarunya, yakni mengantarkan beragam hidangan ke tujuan customer.
Penulis: Karsiani Putri | Editor: Wema Satya Dinata
Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Wisata kuliner di Pulau Dewata, Bali dapat dikatakan tidaklah lagi sama seperti dulu mengingat adanya pandemi Covid-19 sejak beberapa bulan belakangan ini.
Dalam menikmati hidangan ketika di luar rumah pun kini terasa kurang nyaman, sedangkan apabila berada di rumah ataupun hotel, tentu saja tidak semua jenis masakan dapat dimasak sendiri atau tersedia di hotel dalam satu waktu.
Menyikapi hal tersebut, Ema Cloud Kitchen pun menghadirkan inovasi terbarunya, yakni mengantarkan beragam hidangan ke tujuan customer.
Dan ini cocok sekali untuk masyarakat sedang ingin menikmati hidangan Asia atau comfort food karena Ema Cloud Kitchen menghadirkan berbagai pilihan menu dari beragam restoran favorit di Pulau Dewata.
• 7 ABK Ditemukan Langgar Prokes di Pelabuhan Benoa, Petugas Beri Hukuman 20 Kali Push Up
• Pagar Keliling Rutan Bangli Sepanjang 42 Meter Roboh
• Baht Thailand Jadi Mata Uang dengan Performa Terbaik di Asia Periode Pekan Ini
"Ema ibaratnya seperti payung yang mewadahi beberapa tenant dan saat ini kami mewadahi 5 tenant berbeda," ucap
Asst. General Manager Ema Restaurant, Andry Mantouw ketika ditemui di Bali Galleria Shopping World, Jalan By Pass Ngurah Rai, Kuta, Bali.
Andry Mantouw menuturkan bahwa lima tenant tersebut terdiri dari Ema Restaurant yang telah berdiri sejak November 1997 dan kini berusia 23 tahun.
Dan dalam kesempatan tersebut, Ema Restaurant menghadirkan Chinese food legendarisnya, yakni Seeds Eatery dengan menu populer Spicy Basil Nasi Goreng dan Tom Yam Ramen.
Lalu ada tenant I Am Spicy dengan citarasa otentik Manado yang menyajikan Cakalang Fufu Rica, Ayam Kamis Manado dan Sup Brebenon.
Kemudian tenant selanjutnya adalah Pho Thin dengan kombinasi viral Pho dan Cakwe serta ada juga tenant Seniman Coffee Studio untuk memenuhi kebutuhan kafein dengan menu andalan seperti Kopi Susu dan Cold Brew.
Andry Mantouw menyampaikan bahwa saat ini total 16 menu ditawarkan kepada para customer dan tidak menutup kemungkinan kedepannya pihaknya akan menghadirkan menu baru lainnya.
"Influencer dan Blogger yang datang tadi sangat exciting menikmati setiap menu yang ada karena dari Ema sendiri menghadirkan menu-menu yang spesial.
Mudah-mudahan ini bisa happening di Bali dan sukses," ungkap Andry Mantouw kepada Tribun Bali.
Adapun harga yang dibanderol, yakni mulai dari Rp 25 ribu sampai dengan Rp 95 ribu dan harga tersebut sudah nett tanpa dikenakan biaya lainnya.
• Cegah Penularan Covid-19, Kelurahan Sesetan Denpasar Gelar Penegakan Protokol Kesehatan
• Demo Tolak UU Cipta Kerja, Polisi Total Amankan 5.918 Orang dan 240 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka
• Diduga Depresi karena Corona, Suami di Kudus Habisi Nyawa Putri Kandung & Tinggalkan Surat Pilu Ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/salah-satu-karyawan-tengah-menunjukkan-beberapa-menu-yang-ditawarkan-oleh.jpg)