Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Baht Thailand Jadi Mata Uang dengan Performa Terbaik di Asia Periode Pekan Ini

Sementara itu, penguatan terbesar di pekan ini dicetak oleh baht Thailand yang berhasil melonjak 1,8%.

Tayang:
Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Mata Uang Baht Thailand 

TRIBUN-BALI.COM - Kinerja rupiah menunjukkan tren positif setelah berhasil ditutup di level Rp 14.700 per dolar Amerika Serikat (AS) atau menguat 1,1% periode pekan ini.

Namun, kinerja rupiah bukanlah yang terbaik di Asia.

Berdasarkan data Bloomberg, hanya yen Jepang yang mengalami koreksi di pekan ini.

Yen terlihat turun 0,31% dalam lima hari perdagangan.

Cegah Penularan Covid-19, Kelurahan Sesetan Denpasar Gelar Penegakan Protokol Kesehatan

87 Orang Jadi Tersangka Kerusuhan Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja di Jakarta,Nihil Buruh & Mahasiswa

Mimpi Merayakan Pernikahan Sendiri, Erat Hubungannya Dengan Pilihan Yang Sulit

Sementara itu, penguatan terbesar di pekan ini dicetak oleh baht Thailand yang berhasil melonjak 1,8%.

Disusul won Korea Selatan yang menguat 1,7% terhadap the greenback pada minggu ini.

Berikutnya ada dolar Taiwan yang berhasil menanjak 1,3% di pekan ini.

Posisi selanjutnya ada ringgit Malaysia dan dolar Singapura yang sama-sama terapresiasi 0,7% di minggu ini.

Penguatan rupiah di pekan ini disebut Analis Pasar Uang Bank Mandiri Reny Eka Putri karena kombinasi sentimen dari dalam negeri dan luar negeri.

Pergerakan rupiah cenderung menguat didorong mulai masuknya aliran dana ke pasar modal.

Dukungan data ekonomi yang cukup baik seperti inflasi yang stabil dan posisi cadangan devisa yang tetap tinggi turut menopang kurs rupiah.

Namun demikian, Reny juga menilai bahwa penambahan kasus Covid-19, pelemahan pertumbuhan ekonomi domestik, dan masih belum pulihnya kepercayaan investor masih menjadi sentimen negatif bagi rupiah.

Di samping itu, penguatan rupiah juga bersamaan dengan penguatan mayoritas mata uang regional terhadap dolar AS.

Adapun sentimen eksternal yang ikut mendorong rupiah adalah downtrend atau pelemahan indeks dolar karena kebijakan Federal Reserve yang tetap dovish dan rencananya melanjutkan quantitative easing (QE).

Berikut pergerakan mata uang di Asia dalam di pekan ini,

PSBB Jakarta Berakhir 11 Oktober 2020, Anies Baswedan Bakal Umumkan Kelanjutannya

Unik dan Lucu, Tingkah Para Cewek Pemilik Zodiak Ini Bikin Cowok-Cowok Gemas

Ramalan Zodiak Besok 11 Oktober 2020, Gemini Jadilah Diri Sendiri, Capricorn Butuh Refreshing

-Baht Thailand menguat 1,8%

-Won Korea Selatan menguat 1,7%

-Dolar Taiwan menguat 1,3%

-Rupiah menguat 1,1%

-Ringgit Malaysia menguat 0,7%

-Dolar Singapura menguat 0,7%

-Peso Filipina menguat 0,3%

-Rupee India menguat 0,01%

-Dolar Hong Kong menguat 0,003%

-Yen Jepang melemah 0,3%

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved