Harta Benda hingga Pakaian Pemilik Rumah Tertimbun Longsor di Payangan, Bantuan pun Mengalir

Sebuah rumah milik I Ketut Supata di Banjar Bukian Kauh, Desa Bukian, Payangan, Gianyar, Bali tertimpa longsor, Minggu (11/10/2020). Bantuan mengalir

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Tanah longsor menimpa rumah warga dj Banjsr Bukian Kauh, Desa Bukian, Payangan, Gianyar, Minggu (11/10/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Sebuah rumah milik I Ketut Supata di Banjar Bukian Kauh, Desa Bukian, Payangan, Gianyar, Bali tertimpa longsor, Minggu (11/10/2020).

Lantaran alat berat tidak bisa masuk ke areal rumah, proses evakuasi pun dilakukan secara manual.

Dalam musibah ini, semua harta benda termasuk pakaian milik penghuni rumah tertimbun tanah.

Bantuan dari berbagai instansi seperti Polres Gianyar dan Dinas Sosial (Dinsos) Gianyar.

Plt BPBD Gianyar, Ngakan Dharma Jati, Selasa (13/10/2020) mengatakan, sebuah rumah di Desa Bukian, milik Ketut Supata tertimbun tanah longsor akibat hujan lebat, Minggu (11/10/2020).

Baca juga: Dua Jenderal Perempuan Diangkat Jadi Petinggi TNI Kepercayaan KSAD Jenderal Andika Perkasa

Baca juga: Penjelasan BMKG Soal Curah Hujan Tinggi di Jembrana yang Akibatkan Longsor dan Banjir

Baca juga: Di Tengah Kondisi Pandemi, Asuransi Garda Medika Tetap Perhatikan Kebutuhan Pelanggan

Kata dia, ada dua bangunan yang tertimbun, yakni bangunan dapur dan bangunan rumah dua kamar.

"Korban, beserta tiga anak, ibu berhasil melarikan diri saat kejadian. Namun harta benda miliknya tidak bisa terselamatkan dan saat ini masih tertimbun di antara reruntuhan tersebut," ujar Dharma Jati.

Kata dia, pihaknya tidak bisa melakukan evakuasi secara cepat. Sebab alat berat tidak bisa masuk ke TKP, sehingga evakuasi hanya dilakukan secara manual.

“Penanganan kami lakukan dengan manual saja karena alat berat tidak bisa ke lokasi. Saat ini korban menempati bangunan lain di kawasan rumah yang posisinya lebih aman,” ungkapnya.

Baca juga: BPBD Jembrana Distribusikan Air Bersih ke Warga Terdampak Banjir di Pengambengan

Baca juga: Belum 24 Jam, Residivis Jambret Berhasil Dibekuk Saat Nyolong Dompet di Desa Pererenan

Baca juga: Kali Pertama Sidang Jerinx Tatap Muka, Media Dilarang Meliput Proses Persidangan

Informasi dihimpun Tribun Bali, paket sembako telah mengalir pada korban.

Termasuk dari Kapolres Gianyar, AKBP Dewa Made Adnyana.

Selain memberikan bantuan berupa sembako, AKBP Adnyana juga mengimbau supaya korban menjaga kesehatan, dan tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker.

Sebab dengan kondisi yang dialaminya ini, tentu akan mengundang darmawan untuk memberikan bantuan, sehingga untuk mengantisipasi Covid-19, korban wajib tetap mempertahankan protokol kesehatan.

Baca juga: Saat Pacaran ke Bali Ardi Bakrie Mengaku Pernah Mengetes Nia Ramadhani Matre Atau Tidak

Korban, I Ketut Supata mengatakan, hampir semua harta bendanya tertimbun tanah. Bahkan yang tersisa hanya pakaian yang dipakai menyelamatkan diri.

"Kejadiannya terjadi siang, kami bersyukur masih selamat," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved