Pilkada Serentak

Dua Paslon Pilkada Jembrana 2020 Setuju dengan Desain Surat Suara dari KPU

Dari desain surat suara yang diplenokan oleh KPU Jembrana, dua paslon menyetujui desain surat suara tersebut

Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Penyerahan APK kepada LO kedua Paslon di Ruang Rapat Kantor KPU Jembrana, Jembrana, Bali, Rabu (14/10/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Pemungutan suara di Pilkada 2020 akan digelar pada 9 Desember mendatang.

Atas hal ini, KPU Jembrana sudah mempersiapkan surat suara bagi pasangan calon ( paslon).

Dari desain surat suara yang diplenokan oleh KPU Jembrana, dua paslon menyetujui desain surat suara tersebut.

Ketua KPU Jembrana I Ketut Gde Tangkas Sudiantara mengatakan, dua Paslon setuju dengan desain surat suara yang akan digunakan pada saat pemungutan suara 9 Desember 2020.

Oleh karena itu, KPU Jembrana pun akan sesegera mungkin mencetak surat suara tersebut.

Baca juga: Usai Beri Rekomendasi di Pilkada Jembrana, PKB Tegaskan Komitmen Menangkan Paslon Tepat

Baca juga: Dapat Dukungan Sang Ibu, Ipat Optimistis Menang 60 Persen di Pilkada Jembrana

Desain yang sudah disetujui masing-masing calon, artinya tidak ada masalah pada desain surat suara yang dibuat.

“Dengan disetujuinya surat suara itu, maka tidak ada masalah dan akan segera dicetak,” ucapnya, Rabu (14/10/2020).

Tangkas menegaskan, dalam pleno desain surat suara ini, selain menyangkut persetujuan desain yang dihadiri Cawabup I Ketut Sugiasa dari Paslon Nomor 1 dan Cabup I Nengah Tamba dari calon nomor urut 2, hal yang ditegaskan ialah penertiban alat peraga yang melanggar.

Karena berdasarkan rekomendasi dari Bawaslu Jembrana, sebanyak 72 buah alat peraga yang terpasang melanggar, sehingga harus ditertibkan oleh masing-masing tim pemenangan.

“Selain soal desain ini, kami juga imbau supaya ada penertiban APK baik spanduk atau baliho yang tidak diizinkan oleh KPU,” ungkapnya.

Baca juga: Dukung Sang Anak, Ratna Ani Lestari Turun Gunung Menangkan Paslon Tepat di Pilkada Jembrana

Baca juga: Golkar Optimis Menang di Pilkada Jembrana, Mantan Anggota DPRD Bali dari PDIP Dukung Pasangan Tepat

Menurut Tangkas, KPU Jembrana sudah memfasilitasi alat peraga kampanye berupa baliho, spanduk, dan bahan kampanye yang jumlahnya sudah ditentukan.

Pasangan calon hanya boleh membuat sendiri alat peraga sebanyak 200 persen dari jumlah yang difasilitasi KPU Jembrana.

Namun yang menjadi permasalahan saat ini adalah pemasangan APK yang tidak sesuai dengan ketentuan.

KPU Jembrana akan memberikan label pada spanduk atau baliho yang diperbolehkan.

“Bawaslu Jembrana memberikan peringatan agar segera ditertibkan. Kami mengimbau pada calon untuk memasang APK sesuai dengan ketentuan, etika dan estetika,” bebernya.

(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved