Gelar Mini Konser di Tengah Pandemi, Soullast Terus Ingatkan Protokol Kesehatan dari Atas Panggung

Setelah merilis 2 album sebelumnya yaitu Solasido (album 1) dan Teman Skandung (album2), band reggae Soullast Band resmi merilis

Istimewa
Konser mini bertajuk 'Wankawan Party' yang digelar di Keramas Aeropark, Gianyar beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Setelah merilis 2 album sebelumnya yaitu Solasido (album 1) dan Teman Skandung (album2), band reggae Soullast Band resmi merilis lagu per lagu yang akan menghiasi album ke 3.

Untuk persiapan album ke 3 sampai saat ini sudah 3 lagu yang dirilis di Youtube Soullast channel yaitu Skajaipong, Rastafarambang dan Kopi Susu.

"Sekilas lagu dengan judul 'Wankawan' ini menceritakan tentang kerinduan kami kepada kawan-kawan yang dulunya biasa nongkrong bareng. Jalan dan asyik bareng, dan pada akhirnya dipisahkan lumayan lama akibat suatu hal," jelas Dettu saat (keyboard).

Baca juga: Ekonomi Mati Suri, Persaingan Tidak Sehat Diduga Mulai Terjadi di Kalangan Pengusaha di Badung

Baca juga: Update Covid-19 di Denpasar, 15 Oktober: Kasus Positif Bertambah 32 Orang, 27 Pasien Sembuh

Baca juga: Yabes Roni Beri Motivasi Pemain Muda Bali United Asal Papua Dance Kambu

Setelah lama dan merasa bosan terkurung akibat rasa rindu maka terciptalah lagu 'Wankawan' yang mengajak untuk bersenang-senang bersama.

Single ini ditulis oleh seluruh personel Soulast yaitu Gulem (vokal), Dede (Gitar), Mang Edik (drum), Brink (Bass), dan Dettu (keyboard).

Untuk menyusul kesuksesan 3 lagu sebelumnya, Soullast meluncurkan single ke 4 yg berjudul 'Wankawan' dengan menggelar konser mini bertajuk 'Wankawan Party' yang digelar di Keramas Aeropark, Gianyar beberapa waktu lalu.

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19, Menkes Minta Semua Lembaga Sediakan Fasilitas Cuci Tangan, Air, dan Sabun

Baca juga: Disuruh Lari, Rangga Tak Mau Tinggalkan Ibunya saat Predator Seks Masuk Kamar, Korban Nyawa Demi Ibu

Baca juga: Bandara Ngurah Rai Raih Sertifikat SCI, untuk Mendukung Rencana Travel Bubble dengan Korea Selatan

"Untuk konser beberapa waktu lalu, penonton masih bisa mengikuti protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan menjaga jarak dengan duduk tertib," terangnya saat dihubungi Tribun Bali.

Konser tersebut dikatakannya dibatasi dengan menggunakan kupon dan undangan sebanyak 150 orang yang sudah sesuai dengan kapasitas maksimal yang dianjurkan.

"Awalnya lumayan menyulitkan tapi dengan terus-menerus diingatkan dari atas panggung semua berjalan lancar dan semua patuh dengan protokol kesehatan yang dianjurkan," tambahnya.

Baca juga: Dinsos Tabanan Pastikan Kadek Rustiani dan Adiknya yang Yatim Piatu Sudah Dapat Bantuan Pemerintah

Baca juga: 13 Pegawai Positif Covid-19, Beberapa Layanan RS Gema Santi Nusa Penida Ditutup Selama 6 Hari

Baca juga: 13 Pegawai Positif Covid-19, Beberapa Layanan RS Gema Santi Nusa Penida Ditutup Selama 6 Hari

Adapun protokol kesehatan yang diterapkan adalah wajib menggunakan masker atau face shield, wajib cuci tangan, hingga pembatasan jumlah penonton.

Pada konser mini 'Wankawan Party' nanti juga turut dimeriahkan oleh beberapa band pendamping dan penyanyi reggae yang tidak asing lagi di genre musik reggae di Bali pada khususnya.

Soullast band digawangi oleh Gung Jack (vokal), Bagon (gitar), Dettu (keyboard), Eka (bass), Edix (drum), dan Tut De (perkusi). (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved