5 Negara Terkaya di Dunia, Dua Diantaranya Ada di Asia Tenggara
Dari daftar 5 negara terkaya di dunia, tiga negara di antaranya berada di Asia. Sementara dua negara dari daftar tersebut berada di kawasan
Luksemburg masuk dalam daftar 5 negara terkaya di dunia
Luksemburg adalah negara terkaya kedua di dunia.
Baca juga: 6 Zodiak Paling Pemarah, Gemini yang Baik Bisa Tiba-tiba Berubah Jahat, Scorpio Paling Parah
Baca juga: Dituntut 15 Tahun Penjara karena Terlibat Peredaran Sabu & Ekstasi,Hendrik Minta Keringanan Hukuman
Baca juga: Habib Rizieq Disebut akan Pulang ke Indonesia dan Memimpin Revolusi, Begini Tanggapan Istana
Negara kecil di Eropa ini selama ini dikenal sebagai negara yang memiliki kastil, pemandangan pedesaan, dan festival budaya maupun gastronomi.
Namun, negara dengan penduduk sebanyak 600.000 orang ini ternyata memiliki jauh lebih banyak hal yang bisa ditawarkan baik kepada wisatawan mancanegara maupun warganya.
Luksemburg menggunakan sebagian besar kekayaannya untuk program perumahan, jaminan kesehatan, dan pendidikan yang lebih baik bagi rakyatnya, yang sejauh ini menikmati standar hidup tertinggi di wilayah Eropa.
Namun, wabah virus corona memaksa banyak bisnis tutup dan pekerja kehilangan pekerjaan.
Statec, layanan statistik pemerintah nasional, telah menyatakan bahwa mereka memperkirakan resesi akan berlangsung sesingkat mungkin, dan bahwa pada tahun 2021 PDB negara tersebut akan pulih sebesar 7% dari -6% tahun ini.
3. Singapura
Singapura masuk dalam daftar 5 negara terkaya di dunia
Singapura menjadi surga fiskal dan dividen bebas pajak bagi sejumlah perusahaan kelas dunia.
Sejumlah orang terkaya di dunia pun lebih memilih untuk hidup negeri kecil tersebut.
Sebut saja Zhang Yong, salah satu orang terkaya di dunia dengan perkiraan kekayaan bersih US$ 16 miliar yang memilih tinggal di Singapura.
Selain itu, ada juga salah satu pendiri Facebook, Eduardo Saverin dengan perkiraan kekayaan bersih US$ 14 miliar yang juga memilih tinggal di Singapura.
Tapi bagaimana Singapura bisa begitu makmur?
Ketika negara kota itu merdeka pada tahun 1965, setengah dari populasinya buta huruf.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/doha_20170606_141647.jpg)