Breaking News:

Perempuan Meninggal Dunia di Hotel di Denpasar Sempat Tenggelam di Kolam Renang, Guide Shock

K (25) perempuan yang ditemukan meninggal dunia di hotel di kawasan Padangsambian Kelod, Denpasar Barat, Sabtu (17/10/2020) sempat tenggelam di kolam

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - K (25) perempuan yang ditemukan meninggal dunia di hotel di kawasan Padangsambian Kelod, Denpasar Barat, Sabtu (17/10/2020) sempat tenggelam di kolam renang.

Kepala Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Denpasar, Nyoman Lantra mengatakan, saat ditemukan korban berada di area hotel dengan pakaian renang dan ditutupi selembar handuk.

Baca juga: Pertemuan 13 Oktober Lalu Soal Liga I Indonesia, CEO Bali United Yabes Tanuri Tegaskan Ini

Baca juga: Disebut Sedang Bermanuver, Jenderal Gatot: Sah-sah Saja Kalau Saya Punya Keinginan

Baca juga: Beringin Tumbang Tutup Akses Jalan di Banjar Siig Manggis

"Korban ditemukan sudah ada di depan hotel dengan pakaian renang dan ditutupi selembar handuk. Informasi dari saksi yang merupakan guide-nya, korban sempat minum-minum, lalu mandi berenang dan sempat tenggelam di kolam renang hotel," kata dia kepada Tribun Bali.

Mulanya K (25) sempat disangka seorang Warga Negara Asing (WNA) pingsan tidak sadarkan diri namun ternyata warga lokal.

Baca juga: Survei Sebut Masyarakat Tahu Protokol Kesehatan, Namun Penerapannya Kurang

Baca juga: KPU Tetapkan DPT Pilkada Kota Denpasar 444.929 Pemilih

Baca juga: Sempat Tak Sadarkan Diri di Sebuah Hotel di Denpasar, Seorang Wanita Mengembuskan Napas Terakhir

"Info awal WNA ternyata bukan WNA, itu warga lokal, untuk identitas, pengantar/guide hanya tahu nama korban, kami minta identitas, dia bilang tidak tahu, pengantar shock saat tahu korban meninggal dan belum bisa terima hingga nihil memberi identitas korban," tuturnya.

Petugas PMI awalnya belum berani menyatakan perempuan tersebut 810 (meninggal dunia), sampai akhirnya dibawa menuju IGD RSUP Sanglah dan dinyatakan meninggal dunia oleh dokter.

Baca juga: Pemerintah Telah Bayar Rp 7,1 Triliun Dari Rp 12 Triliun Klaim Rumah Sakit yang Tangani Covid-19

Baca juga: Perekonomian Domestik Perlahan Naik, Kemenparekraf Siapkan Program Diskon Pariwisata

Baca juga: Kerajaan Bisnis Indra Priawan, Mampu Berikan Maskawin Nikita Willy Perhiasan Bertahtakan Berlian

"Korban pingsan tak sadarkan diri, setelah di TKP, dicek, nadi sudah tidak teraba, tidak ada respon dari pemeriksaan pupil mata, tubuh dingin dan bibir sudah membiru," ungkapnya.

"Kami tidak berani bilang 810, kami bawa ke IGD Sanglah, di sana dokter IGD menyatakan sudah meninggal, disarankan ke Kamar Jenazah," pungkas Nyoman Lantra. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved