Breaking News:

Pilkada Serentak

KPU Tetapkan DPT Pilkada Kota Denpasar 444.929 Pemilih

KPU akhirnya menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Pilkada Kota Denpasar 2020, di Prime Plaza Sanur, Denpasar, Jumat (16/10/2020) kemarin.

Tribun Bali/Ragil Armando
KPU Kota Denpasar menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan dan Penetapan Daftar Pemilih Tetap Pilwali Denpasar 2020, pada Jumat (16/10/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – KPU akhirnya menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Pilkada Kota Denpasar 2020, di Prime Plaza Sanur, Denpasar, Jumat (16/10/2020) kemarin.

Dalam rapat pleno itu sendiri dihadiri oleh Bawaslu Kota Denpasar, KPU Provinsi Bali, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Tim Kampanye Pasangan Calon, serta Ketua PPK se- Kota Denpasar.

Rapat pleno dibuka oleh Ketua KPU Kota Denpasar I Wayan Arsa Jaya, ia mengatakan  bahwa bahwa proses penyusunan daftar pemilih merupakan proses bersama dari penyelenggara, peserta pemilihan, pemerintah daerah dan stakeholder lainnya dan dilakukan sepanjang hayat pemilihan berlangsung.

Baca juga: Pemerintah Telah Bayar Rp 7,1 Triliun Dari Rp 12 Triliun Klaim Rumah Sakit yang Tangani Covid-19

Baca juga: Termasuk Denpasar, 20 Persen Masyarakat di Bali Percaya Tak Akan Kena Covid-19

Baca juga: Operasi Yustisi Covid-19 di Kota Denpasar, 6 Orang Terjaring Melanggar Protokol Kesehatan

“Penetapan DPT Pilwali 2020 sudah diupayakan maksimal untuk menghasilkan daftar pemilih yang paling akurat, mutakhir, komprehensif, dan inklusif dengan mendaftarkan pemilih yang memenuhi syarat/MS mencoret pemilih yang tidak memenuhi syarat/ TMS, dan melakukan perbaikan/ ubah data sesuai identitas pemilih/ KTP EL dan KK,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa proses penyusunan daftar pemilih merupakan proses bersama dari penyelenggara, peserta pemilihan, pemerintah daerah dan stakeholder lainnya dan dilakukan sepanjang hayat pemilihan berlangsung.

Selanjutnya KPU Kota Denpasar menetapkan DPT Pilwali Kota Denpasar 2020 sebanyak 444.929 pemilih.

Baca juga: Terdampak Covid-19, PAD Bali Tahun Anggaran 2021 Turun Rp 529 Miliar

Baca juga: Kemdikbud Luncurkan Program Mengajar Dari Rumah Batch II, Mahasiswa Bisa Ikut Jadi Relawan

Baca juga: Jaga Imun Tetap Baik di Tengah Pandemi Covid-19, Perwira TNI di Bali Gelar Olahraga Sepeda Santai

Dari jumlah itu, sebanyak 219.534 pemilih laki-laki dan 225.395 pemilih perempuan yang tersebar di 4 kecamatan, 43 desa/Kelurahan dan 1.202 TPS sesuai model A.3.1-KWK. Berdasarkan rincian per kecamatan, di Denpasar Selatan tercatat 120.453 pemilih, Denpasar Timur 80.959 pemilih, Denpasar Barat 129.015 pemilih dan Denpasar Utara 114.502 pemilih.

"Perkembangan jumlah pemilih Pilwali Denpasar 2020 bermula sejak turunnya daftar pemilih dari KPU RI hasil sinkronisasi DPT Pemilu 2019 dengan DP4 dari Kemendagri pada 23 Maret menjadi A-KWK sebagai bahan coklit oleh PPDP pada 15 Juli-13 Agustus, lalu ditetapkan sebagai DPS pada 10 September dan menjadi DPT pada hari ini," imbuh Arsa Jaya.

Baca juga: Jadwal Belajar dari Rumah Sabtu 17 Oktober 2020, Ada Cerita Sabtu Pagi Klub Rumah Pohon

Baca juga: Soal Pembubaran Tim Akibat Kompetisi Liga I Indonesia Belum Jelas, Ini Jawaban Yabes Tanuri

Baca juga: Pemberian Mobil Dinas Disetujui DPR RI, Dewan Pengawas KPK Isyaratkan Menolak Karena Ini

Dalam rapat tersebut, Bawaslu Denpasar, I Nyoman Gde Putra Wiratma alias Dodo menyampaikan tanggapan dan meminta KPU Denpasar untuk menjelaskan perubahan rekapitulasi DPSHP di tingkat kecamatan yang diplenokan pada 8-9 Oktober 2020 oleh PPK dengan rekap di tingkat kota Denpasar.

Adanya perubahan itu dijelaskan Anggota KPU Denpasar Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, D.A. Sekar Anggaraeni disebabkan oleh adanya penambahan pemilih baru dari hasil Posko Layanan Pemilih di PPS, PPK dan KPU Denpasar dan hasil perekaman KTP EL Disdukcapil.

Disebutkan pula olehnya untuk total tambahan pemilih baru sejumlah 15 pemilih di Ubung Kaja (7), Peguyangan Kangin (2), Sesetan (2), Padangsambian Kaja (3), Padangsambian (1). Selanjutnya penambahan pemilih yang tidak memenuhi syarat/ TMS krn meninggal di Ubung Kaja (1) dan Peguyangan Kangin (1).

Baca juga: The Participles Music Circuit Finale, Tampilkan 4 Band Bali hingga Jason Ranti

Baca juga: Dituntut 6 Bulan Penjara Kasus Penyalahgunaan Narkoba, Vanessa Angel Tak Mau Pisah Dari Gala Sky

Baca juga: Suka Keramaian dan Berkemauan Keras, Ini Perjalanan Hidup Lahir Sabtu Umanis Pujut

Dan untuk ubah atau perbaikan data pemilih karena perubahan status perekaman KTP elektronik pemilih di DPS, dari 5.582 status B (belum rekam) menjadi tinggal 5.180 karena adanya program JB Pelangi (jemput bola pelayanan langsung jadi) oleh Disdukcapil sehingga ada 402 pemilih yang status perekamannya menjadi K (memiliki KTP EL).

“Perkembangan jumlah pemilih Pilwali Denpasar 2020 dari sejak turunnya daftar pemilih dari KPU RI hasil sinkronisasi DPT Pemilu 2019 dengan DP4 dari Kemendagri pada 23 Maret 2020 menjadi A-KWK sebagai bahan coklit oleh PPDP dalam kegiatan coklit pada 15 Juli sampai 13 Agustus 2020, ditetapkan sebaagi DPS pada 10 September 2020 dan menjadi DPT pada 16 Oktober 2020,” tandasnya. (*)

Penulis: Ragil Armando
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved