Breaking News:

16 Ribu Lebih Usaha Mikro di Karangasem Diusulkan Mendapat BPUM

Sekitar 16.787 usaha mikro di Kabupaten Karangasem diusulkan mendapat bantuan pelaku usaha mikro (BPUM) oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Mene

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Saiful Rohim
Kepala Dinas Koperasi serta UMKM Karangasem, Nengah Toya 

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Sekitar 16.787 usaha mikro di Kabupaten Karangasem diusulkan mendapat bantuan pelaku usaha mikro (BPUM) oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop dan UMKM) Kabupaten Karangasem ke Pusat.

Usulan ini disampaikan sejak Bulan Agustus hingga September 2020.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Nengah Toya, menjelaskan, usulan BPUM diprioritaskan ke usaha mikro yang terkena dampak merebaknya penyebaran Covid-19.

Baca juga: Kodam IX/Udayana Kembali Terima CSR Dua Unit Mobil Ambulans, Momen Tepat di Tengah Pandemi

Baca juga: Siapa yang Uang Tabungannya Paling Banyak? Jawaban TVRI Kelas 1-3 SD Pengurangan dan Nilai Mata Uang

Baca juga: TMMD ke-109 Rampung, Akses Distribusi Hasil Pertanian hingga Objek Wisata Persawahan

Tersebar di delapan Kecamatan di Karangasem. Dan terbanyak Kecamatan Karangasem, Kecamatan Bebandem dan Kecamatan Manggis.

"Usaha yang sudah kita usulkan sekitaar 16.787 usaha. Ada beberapa yang sudah mencairkan di bank penyalur, dan ada sebagian usaha msih proses verifikasi untuk dicairkaan. Bantuannya sekitar 2.4 juta perusaha,"ungkap Nengah Toya, Senin (19/10/2020) pagi kemarin.

Ditambahkan, belasan ribu usaha yang diusulkan sebagian besar usaha makanan dan minuman.

Fotocopian, & alat tulis perkantoran (ATK).

Ilustrasi UMKM
Ilustrasi UMKM (Foto Humas Pemkot)

Baca juga: Sepak Terjang Cai Changpan, Survive dan Sembunyi di Hutan Bogor Hingga Aduan Pekerja Makanan Dicuri

Baca juga: Gempa Bumi Bermagnitudo 4,8 Guncang Pangandaran Jabar Selasa Dini Hari, Terjadi pada Kedalaman 25 Km

Baca juga: Prediksi dan Jadwal Grup F Liga Champions, Dortmund dan Lazio Berpeluang Besar

"Dinas Koperasi dan UMKM hanya mengusulkan. Sedangkan pencairannya yakni perbankan sebagai penyalur,"imbuh Nengah Toya, maantan Staff Ahli Bupati.

Mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah menambahkan, Dinas Koperasi dan UMKM rencana mengusulkan BPUM tahap 2.

Saat ini Dinas Koperasi dan UMKM sedang mendata dan memverifikasi usaha yang akan diusulkan untuk mendapat BPUM.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved