Breaking News:

Seusai Tampil 2 Kali & Cetak 4 Gol Bersama Mitra Devata, Nyoman Sukarja Kembali Merasa Percaya Diri

Pemain yang diputus kontrak oleh Bali United akhir 2019 ini, tampil baik dan mencetak empat gol ke gawang Ungasan FC dan Armi United.

Penulis: Marianus Seran | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali
I Nyoman Sukarja mantan penyerang Bali United dan asisten pelatih Mitra Devata Made Mutram di lapangan I Ketut Lotri Kutuh, Badung. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Marianus Seran

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Mantan penyerang Bali United I Nyoman Sukarja kembali merasa percaya diri setelah bermain dengan komunitas para legenda sepakbola Bali, Mitra Devata.

Sukarja mendapat kesempatan tampil dua kali bersama Mitra Devata.

Pemain yang diputus kontrak oleh Bali United akhir 2019 ini, tampil baik dan mencetak empat gol ke gawang Ungasan FC dan Armi United.

Pemain yang mengalami cedera beruntun di bagian pangkal paha dan lutut sejak 2017 ini, mengaku perlahan mulai terbiasa dengan pertandingan.

Baca juga: Menko Airlangga Anugerahi Banyuwangi TPID Terbaik se-Jawa & Bali, Sukses Kelola Inflasi & Daya Beli

Baca juga: Dapat Kucuran Anggaran Kemensos, Jembatan di Karangasem yang Rusak Akibat Diterjang Lahar Diperbaiki

Baca juga: Persyaratan Belum Terpenuhi, Payas Madya dan Payas Agung Khas Tabanan Ditangguhkan Jadi WBTB

Ia mulai mempersiapkan diri agar bisa kembali tampil di Liga I Indonesia musim 2021.

"Saat ini yang perlu saya lakukan jangan diam. Harus terus bergerak," kata Sukarja usai membela Mitra Devata.

Sukarja juga berharap kondisinya makin membaik setelah rutin menjalani latihan dan bertanding bersama komunitas sepakbola di Bali.

"Saya juga rutin berlatih di lapangan dekat rumah (Sobangan, Mengwi),"ujarnya.

Mantan striker PSIS Semarang ini menyatakan semoga bisa punya kans kembali merasakan atmosfer liga 1 Indonesia 2021.

" Fokus untuk penguatan saat ini dan tetap berharap, astungkara nanti bisa kembali tampil di Liga, "katanya.

Sukarja merupakan pemain lokal Bali angkatan pertama Bali United tahun 2015.

Ia merasakan karya tangan era pelatih pertama, Indra Sjafri, Hans Peter, dan Widodo Cahyono Putro, hingga pelatih Stefano Cuggura Teco yang membawa Bali United juara Liga I Indonesia 2019. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved