Mengenal Penyakit Sinusitis: Penyebab, Gejala, Faktor Risiko dan Cara Mencegah
Sinus yang sehat hanya berisi udara. Namun, ketika sinus terisi air dan tersumbat, kuman bisa tumbuh dan menyebabkan infeksi.
TRIBUN-BALI.COM - Anda pasti pernah mengalami hidung buntu yang disertai dengan rasa sakit atau tertekan di area pipi. Kondisi ini dikenal sebagai penyakit sinusitis.
Dilansir dari Web MD, sinusitis adalah peradangan pada jaringan yang melapisi sinus.
Sinus yang sehat hanya berisi udara. Namun, ketika sinus terisi air dan tersumbat, kuman bisa tumbuh dan menyebabkan infeksi.
Beberapa penyebab penyumbatan pada sinus adalah flu ringan, adanya polip pada hidung, kemudian pergeseran rongga hidung atau penyimpangan septum, hingga pembengkakan pada lapisan hidung karena alergi (rinitis alergi).
Baca juga: Link Live Streaming Manchester United vs Chelsea Malam Ini, Head to Head Serta Prediksi Pemain
Baca juga: Presiden Polandia Andrzej Duda Dinyatakan Positif Covid-19, Namun Merasakan Baik-baik Saja
Baca juga: Gus Nur Ditangkap, PBNU Sebut Sudah Berulang Kali Bikin Marah Warga NU, Ini Kata Gus Nur
Faktor risiko
Sinusitis lebih mungkin terjadi pada orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah, mengonsumsi obat-obatan yang menekan sistem kekebalan, atau memiliki masalah struktural pada sinus.
Selain itu, orang merokok atau sedang terinfeksi juga lebih berpeluang mengalami sinusitis.
Pada anak-anak, sinusitis bisa terjadi bila dia tertular penyakit dari anak-anak lainnya, memiliki alergi, minum dari dot sambil berbaring telentang dan terpapar asap.
Tipe sinus dan gejalanya
Tergantung dari durasinya, ada empat tipe sinus:
-Sinusitis akut dimulai dengan gejala ringan seperti pilek, hidung tersumbat, dan nyeri wajah. Bisa terjadi tiba-tiba dan berlangsung selama 2-4 minggu.
-Sinusitus subakut biasanya berlangsung selama 4-12 minggu.
-Gejala sinusitus kronis berlangsung 12 minggu atau lebih.
-Sinusitis berulang terjadi beberapa kali dalam setahun.
Berikut adalah gejala sinus akut:
-Sakit atau tekanan pada wajah
-Hidung tersumbat
Baca juga: Inilah Ciri-ciri Pubertas pada Perempuan, Mulai Haid hingga Perubahan Emosional
Baca juga: Puntung Rokok Penyebab Kebakaran Kejagung, MAKI: Siapa Tahu Ada Pembakar Bayaran
Baca juga: Blak-blakan John Kei Bantah Punya Hubungan Darah dengan Nus Kei Hingga Sebut Omong Kosong
-Pilek
-Kehilangan penciuman
-Batuk atau hidung tersumbat
-Demam
-Bau mulut
-Kelelahan
-Sakit gigi
Sementara itu, sinus kronis biasanya ditandai dengan gejala seperti:
-Rasa tersumbat atau sakit pada wajah
-Hidung buntu atau tersumbat
-Nanah di rongga hidung
-Demam
-Pilek dan cairan ingus yang berwarna
Pencegahan
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi kemungkinan terkena sinusitis, meskipun belum ada cara pasti untuk mencegah sinusitis secara total.
Pertama, jangan merokok dan hindari asap dari orang lain.
Kedua, saat musim dingin dan flu, sering-seringlah untuk mencuci tangan dan usahakan untuk tidak menyentuh wajah.
Ketiga, jika penyebab sinusitis Anda adalah alergi maka jauhilah hal-hal yang membuat Anda alergi.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sinusitis: Penyebab, Gejala, Faktor Risiko dan Cara Mencegah",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-flu4_20161114_090903.jpg)