Pohon Tumbang di Karangasem Menimpa Palinggih dan Pemandian
Hujan deras dan angin kencang yang terjadi di Karangasem, Kamis (22/10/2020) malam hari, mengakibatkan pohon tumbang di lingkungan Padang Kerta Kaler
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Hujan deras dan angin kencang yang terjadi di Karangasem, Kamis (22/10/2020) malam hari, mengakibatkan pohon tumbang di lingkungan Padang Kerta Kaler, Kelurahan Padangkerta, Kec. Karangasem, Bali.
Pohon berdiameter 20 centimeter tumbang menimpa palinggih dan pemandian.
Kepala Pelaksana BPBD Kab. Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengatakan, pohon seepanjang 6 meteran tumbang, Kamis (22/10/2020) sekitar pukul 23.00 wita.
Baru dinformasikan, Jumat (23/10/2020) pagi, oleh Kepala Dusun Padang Kerta Kaler.
Baca juga: Hasil Liga Italia - Sassuolo Main Imbang dengan Torino, Gagal Salip AC Milan di Klasemen Sementara
Baca juga: KPU Tabanan Distribusikan Salinan DPT ke PPS, Minta PPS Agar Cek Sebelum Diumumkan
Baca juga: Siapkan Debat Paslon, KPU Badung Akui Sudah Rangkum Pertanyaan Masyarakat
Mendengar informasi tersebut, petugas langsung menuju ke lokasi.
"Tim TRC langsung bergerak ke lokasi kejadian melakukan penanganan dibantu prajuru adat, serta warga sekitar. Mulai penanganan dari pukul 08.00 Wita sampai 15.00 Wita,"ungkap IB Ketut Arimbawa, mantan Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar), Dishub Karangasem.
Penanganan hari ini belum bisa terselesaikan lantaran kondisi pohon yang besar dan sulit dilakukan pemangkasan sehingga diperlukan personel yang lebih banyak untuk menarik pohon yang menimpa bangunan pemandian.
Rencananya, penanganan pohon tumbang dilanjutkan hari Sabtu (24/10/2020) pagi hari.
Baca juga: Mi Instan Tidak Disarankan Buat Bekal Naik Gunung, Berikut Alasannya
Baca juga: Masalah Ini yang Dibahas Jusuf Kalla Saat Bertemu Paus Fransiskus di Vatikan
Baca juga: Terkait Poster Provokatif, Polda Bali Belum Temukan Dalang Pemasang Poster
Ditambahkan, tidak ada korban ataupun luka saat kejadian.
Warga hanya mengalami kerugian material akibat kerusakan palinggih beji dan pemandian ukuran sekitar 4x 4 meter karena tertimpa pohon.
Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar 20 juta.
"Pemicunya diperkirakan hujan dan angin,"prediksinya.
Pejabat asal Singaraja ini menambahkan, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, BPBD Karangasem sudah mengedarkan surat imbauan ke setiap desa melalui Camat untuk tetap waspada.
Baca juga: Ibu Hamil Dirampok dan Dibunuh Pria yang Diboncengnya, Tersangka: Saya Minta Tolong Numpang
Baca juga: Karyawan Airasia Menggugat Karena Gaji Tak Dibayar Selama 6 Bulan, Ini Tanggapan Perusahaan
Baca juga: Sasar Wilayah Kuta, Ops Yustisi Temukan Lagi 13 Pelanggar Tanpa Masker
Dilarang mendekati daerah pohon dan tebing yang berpotensi longsor saat hujan.
Tujuannya untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pohon-tumbang-menimpa-pelinggih-pura-beji-serta-pemandian-di-kelurahan-padang-kerta.jpg)