Corona di Bali
Sepuluh Orang di Karangasem Dinyatakan Positif Covid-19
Sepuluh orang dinyatakan positif terjangkit Covid-19, Jumat (30/10/2020). Warga yang dinyatakan terjangkit Covid-19 berasal dari 5 Kecamatan di Kara
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Sepuluh orang dinyatakan positif terjangkit Covid-19, Jumat (30/10/2020).
Warga yang dinyatakan terjangkit Covid-19 berasal dari 5 Kecamatan di Karangasem, yakni Kecamatan Abang, Kecamatan Bebandem, Kecamatan Karangasem, Kecamatan Kubu dan Kecamatan Sidemen.
Koordinator Bid. Kesehatan Satuan Tugas Penanganan Covid Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama, mengatakan, warga yang dinyatakn poositif Covid-19 rata - rata usia 40 tahun ke atas.
Berasal dari 6 desa dan 1 kelurahan.
Sehari sebelumnya juga ada tambahan enam kasus positif.
Baca juga: Dua Wisatawan Tewas saat Main Parasailing, Suasana Mencekam Ketika Tali Parasut Putus
Baca juga: Objek Wisata Sangeh Mulai Diserbu Wisatawan Domestik, Rata-Rata 100 Orang Perhari
Baca juga: Update Corona Buleleng: Kasus Baru Terkonfirmasi Bertambah 14 Orang
"Dengan penambahan ini, jumlah kasus konfirmasi (positif) di Karangasem menjadi 941 kasus. 928 kasus merupakan kasus transmisi lokal dan 23 kasus merupakan kasus dari pelaku perjalanan luar negeri,"kata I Gusti Bagus Putra Pertama (30/10/2020).
Di hari yang sama, kata Pertama, penambahan pasien yang sembuh yakni 7 kasus, yakni Kecamatan Abang 1 kasus, Kecamatan Bebandem 2 kasus, Kecamatan Karangasem 1 kasus, Kecamatan Selat 1 kasus, dan Kecamatan Sidemen 1 kasus.
Hingga kini pasien yang masih dirawat 50 orang.
"Untuk pasien kasus konfirmasi meninggal tak ada penambahan. Jumlah pasien kasus konfirmasi meninggal tetap berjumlah 49 kasus atau 5.26 persen dari jumlah kumulatif kasus semua,"ungkap Gusti Bagus Putra Pertama, pria yang jabat Kadis Kesehatan.
Baca juga: Berawal dari Kehabisan Bensin, Siswi SMP Buleleng Dirudapaksa 10 Orang, Pacar Jadi Pelaku Pertama
Baca juga: Ramalan Shio Sabtu 31 Oktober 2020: Shio Macan Sangat Beruntung, Bagaimana Denganmu?
Baca juga: Jumlah Petani Garam di Amed Terus Meningkat
Untuk diketahui, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Karangasem didominasi klaster keluarga.
Lalu disusul oleh klaster perkantoraan, baik di pemerintahan, BUMN, dan swasta.
Sedangkan klaster perjalanan luar negeri (PPLN) serta klaster pasar kecil diperkirakan seekitar 3 sampai 5 persen.
Dari 942 kasus terkonfirmasi Covid-19 di Karangasem hampir sebagian besar berasal klaster keluarga.
Paling banyak yang terkena yakni warga usia 40 sampai 60 tahun ke atas, sudah lansia. Untuk usia 0 sampai 5 tahun 11 ksus, usia 6 sampai 11 tahun 11 kasus, sedangkan 14 sampai 25 tahun 118 ksus.
Baca juga: Angkat Potensi Lokal, Putri Koster Ingin Adakan Pameran Anggrek Bali
Baca juga: Konsep Rumah Asta Kosala Kosali Mulai Jarang, Museum Subak Coba Lestarikan Rumah Konsep Bali
Baca juga: Romelu Lukaku Alami Cidera Paha, Terancam Absen Lawan Real Madrid
Pihaknya mengimbau ke seluruh masyarakat agar selalu tetp disiplin untuk tekan penyebaran Covid-19. Seperti memakai masker yang benar, mencuci tangan dengan air dan sabun, jaga jarak minimal 1 meter physical/social distancing, serta terpenting yakni berperilaku hidup yang bersih dan sehat.
"Berperilaku hidup bersih dan sehat. Seperti cek kesehatan, olahraga teratur, vitamin setiap hari, istirahat cukup, berserta diet seimbang,"imbau I Gusti Bagus Putra Pertama, pejabat dari Kecamatan Sidemen.
Pihaknya berharap kasus Covid-19 di Karangasem tak mengalami penambahan seperti dahulu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-tes-covid-19-deteksi-covid-19-pengujian-virus-corona.jpg)