Breaking News:

AWK Melapor ke Polda Bali

Laporkan 2 Orang, AWK Berharap Polda Bali Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Tindak Pemukulan Dirinya

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Bali, Arya Wedakarna berharap Polda Bali segera menetapkan tersangka atas kasus dugaan penganiayaan

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Istimewa
Anggota DPD RI Bali, Arya Wedakarna saat mendatangi Dit Reskrimsus Polda Bali, Kamis (5/11/2020). 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Bali, Arya Wedakarna berharap Polda Bali segera menetapkan tersangka atas kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkannya, Rabu (28/10/2020) lalu.

Hal ini disampaikan AWK seusai melaporakan pelaku dugaan tindak pemotongan video dan medsos akun provokatif di Subdit Cyber Crime Dit Reskrimsus Polda Bali, pada Kamis (5/11/2020).

"Saya berharap segera ada tersangka, perkembangannya sudah ada keputusan baik dari Polda Bali, karena pemukulan ini sudah sangat nyata, sudah ada titik terang, saya dengar pelaku sudah diperiksa," kata AWK.

Baca juga: Pilpres Amerika Serikat Rusuh, Massa Lempari Toko, Kerusuhan Terus Meluas

Baca juga: Walau Masih dalam Suasana Pandemi, Ida Pandita Harap Upacara & Upakara Tetap Dijalankan Ikuti Prokes

Baca juga: Laporkan Akun FB Nanang Kelor ke Polda Bali, AWK: Saatnya Saya Bertindak

Menurut AWK, kasus ini sudah bukan delik aduan dan sudah menjadi pidana umum karena tindak pemukulan dilakukan di depan orang banyak dan yang dipukul adalah pejabat negara hingga videonya pun beredar luas di media sosial.

"Ada dua orang yang saya laporkan dalam kasus pemukulan ini," sebutnya.

Sebagaimana diketahui, buntut dari kericuhan aksi unjuk rasa di Gedung Kantor Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia meruncing ke Kepolisian Daerah (Polda) Bali.

Baca juga: Frank Lampard Pastikan Hanya Kai Havertz yang Positif COVID-19 di Chelsea

Baca juga: Kaos, Sandal dan Motor Tak Diambil Selama 2 Hari di Batu Belig, Pemilik Diduga Hilang Terseret Arus

Baca juga: Meski Tak Bergantung Sektor Pariwisata, UMK Jembrana Tahun 2021 Disepakati Tidak Naik

Senator DPD RI Bali, Arya Wedakarna yang merasa dirinya dipukul/dianiaya oleh massa pengunjuk rasa melaporkan kasus ini ke Ditreskrimum Polda Bali, pada Rabu (28/10/2020).

Pria yang karib disapa AWK itu datang ke Polda Bali dengan menyerahkan sejumlah barang bukti, berupa video, barang yang dirusak hingga hasil visum dari RS Polri Trijata, melalui Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Polda Bali.

Baca juga: Diduga Terlibat Peredaran Sabu dan Ekstasi, Sariani Dituntut 15 Tahun Penjara

Baca juga: Sudah November, Apakah BLT Subsidi Gaji Gelombang 2 Sudah Masuk ke Rekening Anda?

Baca juga: Hasil Pilpres Amerika Serikat 2020: Joe Biden dan Kamala Harris Dekati Angka Kemenangan 270

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes Pol Syamsi menerangkan, saat ini sudah menggali keterangan dari AWK, termasuk terhadap saksi-saki di lokasi kejadian.

"Pihak Polda Bali sudah mengambil keterangan dari AWK dan sudah terhadap saksi-saksi," kata Kabid Humas saat dikonfirmasi Tribun Bali sehari setelahnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved