Lawan Kotak Kosong, Besok Pasangan GiriAsa Kembali Ikuti Debat Terbuka Pilkada Badung
Debat kedua Pilkada Badung dijadwalkan berlangsung pada Selasa (10/11/2020) mendatang di BNDCC.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Widyartha Suryawan
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Meski hanya diikuti oleh sepasang kontestan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badung tetap menggelar debat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Badung.
Bahkan, KPU Badung tengah mempersiapkan pelaksanaan debat terbuka kedua.
Panggung debat otomatis akan dikuasai oleh pasangan I Nyoman Giri Prasta dan I Ketut Suiasa (GiriAsa).
Sebab, lawan sang petahana dalam Pilkada kali ini adalah kotak kosong.
Debat kedua Pilkada Badung dijadwalkan berlangsung pada Selasa (10/11/2020) mendatang di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Kecamatan Kuta Selatan pada pukul 19.00 Wita hingga 21.00 Wita.
Debat juga akan disiarkan secara live di stasiun televisi.
Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta, saat dikonfirmasi Minggu (8/11/2020) mengatakan terkait debat kedua pihaknya telah menggelar rapat membahas teknis pelaksanaan debat, terutama berkenaan dengan rundown acara.
Menurutnya ada beberapa evaluasi pelaksanaan debat pertama dan masukan yang disampaikan dalam pelaksanaan teknis, termasuk penerapan Protokol Kesehatan Covid-19.
"Jadi kami sudah bahas teknis pelaksanaanya kembali, begitu juga mengevaluasi pelaksanaan debat pertama," ujarnya.
Baca juga: Jelang Pilkada 2020, KPU Bali Gelar Rapid Test untuk Anggota Penyelenggara Adhoc
"Tentunya kami ingin lebih maksimal dari debat pertama. Jadi apa kekurangan debat pertama itu menjadi pembelajaran," katanya.
Mengenai tema debat terbuka kedua, lanjut Kayun, mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan.
Diantaranya, meningkatkan kesejehteraan masyarakat, menajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota dan provinsi dengan nasional, dan memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan kebangsaan.
Selain itu, materi debat juga memuat materi kebijakan dan strategi penanganan, pencegahan, dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
"Kalau pada pelaksanaan debat terbuka pertama pada tanggal 24 Oktober 2020, kami di Badung mengambil tema Strategi Tata Kelola dan Tata Laksana Menuju Good and Clean Governance dalam Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Badung," jelasnya.
Nah untuk tema debat terbuka yang kedua lanjut pria asal Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal itu mengatakan berbeda dari debat yang pertama yakni Penyelarasan Pembangunan Kabupaten Badung dengan Nasional dengan Bingkai NKRI.
Baca juga: PDIP dan Golkar Bali Bakal Habis-habisan Demi Pilkada Karangasem, Begini Strateginya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pasangan-i-nyoman-giri-prasta-dan-i-ketut-suiasa-di-pilkada-badung.jpg)