Breaking News:

Dua Versi Berbeda Antara Maybank dan Winda Earl soal Raibnya Tabungan Rp 22 Miliar

Winda lantas melaporkan kasus ini ke Bareskrim Polri. Polisi telah menetapkan Kepala Cabang Maybank Cipulir berinisial A sebagai tersangka.

(Kompas TV Youtube)
Winda Lunardi alias Winda Earl, nababah Maybank yang kehilangan uang tabungan 

"Mutasi-mutasi tahun 2015 sampai sekarang, itu ketika kita datang mau lihat, minta print mutasi, mereka baru buatkan kartunya untuk saya," lanjutnya.

Hotman dan Andiko juga mengungkapkan bahwa Herman Lunardi, ayah Winda, menerima aliran dana dari tersangka.

Andiko menjelaskan, bunga bank yang seharusnya diterima Winda rupanya dikirim oleh tersangka A ke rekening Herman Lunardi menggunakan rekening pribadinya di bank lain.

"Jadi kita meneliti rekening A dari Maybank, dari situ kita melihat ternyata ada aliran dana dari A ini kepada orangtua dari nasabah, yaitu Herman Lunardi dari rekening bank lain," kata Andiko.

"Jadi bunga atas tabungan tersebut, bukan dari Maybank, tapi dari rekening pribadi dari si A, dibayarkan ke rekening pribadi Herman Lunardi," lanjut Hotman.

Hotman mengatakan, jumlah bunga tabungan yang diberikan tersangka A kepada Herman Lunardi tidak sesuai dengan yang seharusnya.

"Jadi yang dibayarkan bunga tersebut bukan ke rekening dari si pemilik rekening dan tidak sesuai dengan yang dijanjikan," lanjut Hotman.

"Harusnya Rp 1,2 miliar (jumlah bunga 7 persen dalam satu tahun)," timpal Andiko.

Andiko menambahkan, pihak nasabah tidak pernah protes atas kejanggalan ini. Merasa tersudut, lagi-lagi Winda membantah keras pernyataan itu.

Winda Earl mengaku sakit hati dan kecewa ayahnya ikut dikaitkan dalam kasus ini.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved