Breaking News:

Babak Baru Dugaan Penganiayaan AWK, Polda Bali Periksa GNA 4 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Hal Ini

Kasus dugaan penganiayaan terhadap anggota DPD RI Bali AWK memasuki babak baru. Polda Bali memeriksa anggota Perguruan Sandhi Murti, GNA.

Tribun Bali/Rizal Fanany
Suasana ricuh terjadi di Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Perwakilan Bali di Renon, Denpasar, Bali, Rabu (28/10/2020) saat massa menemui DPD RI I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Wedasteraputra Suyasa alias AWK. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus dugaan penganiayaan terhadap anggota DPD RI Bali I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Wedasteraputra Suyasa alias AWK memasuki babak baru.

Polda Bali memeriksa anggota Perguruan Sandhi Murti, GNA, Rabu (11/11/2020).

GNA menjalani pemeriksaan klarifikasi di Polda Bali setelah sebelumnya dilaporkan oleh AWK atas dugaan pemukulan.

Advokat Komponen Rakyat Bali I Nengah Yasa Adi Susanto menegaskan bahwa kliennya GNA tidak melakukan tindak pemukulan terhadap AWK.

Hal itu sebagaimana dinyatakan kliennya dihadapan penyidik dari Reskrimum Polda Bali saat memenuhi panggilan untuk dimintai keterangan klarifikasi di Mapolda Bali, pada Rabu (11/11/2020).

"Iya dari penyidik mengajukan 20 pertanyaan, salah satunya menanyakan dan menunjukkan bukti rekaman video pemukulan. Klien saya merasa benar bahwa itu dirinya, tapi dia tidak merasa memukul atau menyentuh AWK," kata dia.

Ia menjelaskan, dalam demonstrasi di Kantor DPD RI Bali tersebut terjadi kegaduhan, masyarakat terpancing sisi emosionalnya saat melihat AWK menantang dan mengacungkan kepalan tangan di hadapan massa.

Baca juga: Dilaporkan ke Badan Kehormatan DPD RI Oleh 35 Organisasi, AWK: Silakan Saja

"Ada banyak masyarakat saat itu histeris. Mungkin juga karena mereka merasa agama atau kepercayaannya dilecehkan oleh Wedakarna, sehingga terjadi kegaduhan saling dorong. Klien kami lupa apa yang terjadi dia tidak ingat apa-apa, makanya dia tidak pernah merasa melakukan pemukulan atau apa," sebutnya.

Kliennya, GNA, mengaku kaget setelah melihat video ada dirinya di situ.

GNA tidak menampik bahwa itu benar dirinya, namun menyanggah tudingan pemukulan terhadap AWK.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved