Bukan Gelombang Panas, Ini Penyebab Cuaca Panas di Bali Beberapa Hari Ini
Ternyata bukan gelombang panas loh, penyebab cuaca di Bali sangat panas akhir-akhir ini
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Irma Budiarti
Laporan Wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ternyata bukan gelombang panas loh, yang terjadi di Bali hingga menyebabkan cuaca sangat panas.
Ini penyebab cuaca sangat panas di Bali akhir-akhir ini.
Kepala Bidang Data dan Informasi Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar Iman Faturahman menampik kabar terjadinya gelombang panas di Bali.
Disebutkannya, setidaknya suhu maksimum yang meningkat dalam beberapa hari ini di Bali dapat disebabkan oleh beberapa hal.
"Pada bulan November, kedudukan semu gerak matahari adalah tepat di atas Pulau Jawa dalam perjalanannya menuju posisi 23 lintang selatan setelah meninggalkan ekuator," kata dia saat dikonfirmasi Tribun Bali, Sabtu (14/11/2020) malam ini.
Baca juga: Mengaku Punya Pandangan Berbeda Soal Ini, TGB Tetap Hormat Kepada Habib Rizieq Shihab
VIDEO: Situasi Bali Terkini November 2020, Pantai Berawa Dipadati Pengunjung
Baca juga: 5 Artis Indonesia Ini Pernah Tersandung Kasus Video Syur
Lanjutnya, posisi semu Matahari di atas Pulau Jawa akan terjadi 2 kali, yaitu bulan November dan April.
"Sehingga puncak suhu maksimum mulai dari Jawa hingga NTT terjadi di seputar bulan-bulan tersebut," paparnya.
"Cuaca cerah juga menyebabkan penyinaran langsung sinar matahari ke permukaan lebih optimal, sehingga terjadi pemanasan suhu permukaan," imbuhnya.
Sementara itu, cuaca cerah di Jakarta dalam dua hari terakhir berkaitan dengan berkembangnya siklon tropis Vamco di Laut Cina Selatan yang menarik masa udara dan awan-awan, sehinggga menjauhi wilayah Indonesia bagian selatan.
"Sehingga cuaca cenderung menjadi lebih cerah dalam 2 hari terakhir," ungkapnya.
Sebagai tambahan informasi, bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini terkait perubahan iklim, BMKG senantiasa membuka layanan informasi cuaca 24 jam.
"Untuk informasi terkait BMKG masyarakat bisa menghubungi melalui Call center 021-6546318; http://www.bmkg.go.id; twitter @infobmkg @infohumasbmkg; Aplikasi iOS dan android "Info BMKG"; atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat," paparnya.
Beredar Pesan Bearntai Terjadi Gelombang Panas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-cuaca-terik_20180418_074050.jpg)