Dinilai Belum Sempurna, Pembangunan TOSS Centre Akan Dilanjutkan Tahun 2022

Pembangunan TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) tahap II sudah memasuki tahap finalisasi.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat meninjau pembangunan TOSS Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Klungkung, Selasa (17/11/2020).  

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pembangunan Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) tahap II sudah memasuki tahap finalisasi.

Meskipun sudah rampung, pada tahun 2021 Pemkab Klungkung berencana kembali mengembangkan bangunan TOSS.

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta mengungkapkan, meskipun pembangunan TOSS Centre tahap ke II ini sudah memasuki tahap finishing.

Namun menurutnya bangunan ini belum sempurna, dan perlu pembangunan secara bertahap kedepannya.

Baca juga: Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Badung, APBD Diharapkan Perencanaan dan Penganggarannya Berimbang

Baca juga: Kisah Made dan Putu, Musisi Bali Kini Jualan di Pinggir Jalan, Karaoke Gratis dan Diusir Satpol PP

Baca juga: Disdikpora Karangasem Butuh Dana Rp 53 Milliar untuk Tuntaskan Pembangunan Stadion

“Kita akan coba lengkapi di tahun 2022 dan di tahun 2021 saya harapkan semua desa tidak membuang sampahnya lagi ke TPA, sampah kita fokuskan di TOSS Center ini," ungkapnya, Selasa (17/11/2020).

Pembangunan TOSS Centre tahap ke dua ini masih meliputi pengerjaan gedung learning center, koperasi, bangunan pengolahan sampah organik, tembok penyengker dan padmasana.

Dalam tinjauannya ke TOSS Centre, Suwirta memantapkan konsep pengolahan sampah menjadi pupuk Kompos Osaki Jepang, Kompos Black Gold dan Kompos Curah.

“Di setiap sel ini akan menampung sekitar 8 truk sampah dengan proses permentasi selama dua bulan,” jelas Suwirta.

Pihaknya mengatakan, pembuatan tempat pengolahan pupuk kompos ini merupakan upaya untuk menyelesaikan semua permasalahan sampah yang ada di Klungkung, Bali.

Disamping itu, TOSS Center sudah disiapkan tempat parkir yang luas untuk bus dan kendaraan roda empat, demi kenyamanan pengunjung yang datang untuk belajar tentang pengolahan sampah

“Parkir nyaman, dapat ilmu pengolahan sampah serta tempat refresing yang akan dilengkapi dengan jalur tracking,” tandas Bupati asal Nusa Ceningan ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung, Anak Agung Ngurah Kirana mengatakan, pembangunan TOSS Center tahap dua ini senilai Rp. 2.100.080.000 dengan waktu pelaksanaan selama 180 hari kalender. 

"Kini sudah berjalan 90 persen tinggal nunggu finishing lagi sedikit," ujar Kirana. (*).

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved