Breaking News:

Soal Rencana Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali di Eks Galian C,Belum Semua Lahan Milik Warga Terdata

warga sempat mengeluh karena belum semua lahan milik warga di Eks Galian C terdata untuk menerima pembebasan lahan.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Gubernur Bali I Wayan Koster saat memaparkan konsep Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung, Senin (16/11/2020) 

TRIBUN-BALI.COM - Pemerintah Provinsi Bali, Senin (16/11/2020) menggelar konsultasi publik di Balai Budaya Ida I Dewa Istri Kanya, terkait pembangunan kawasan pusat kebudayaan Bali di Eks Galian C Klungkung.

Dalam kesempatan itu, warga sempat mengeluh karena belum semua lahan milik warga di Eks Galian C terdata untuk menerima pembebasan lahan.

Konsultasi Publik itu dihadiri langsung Gubernur Bali Wayan Koster, Wakil Gubernur Tjokorda Artha Ardhana Sukawati, dan Bupati Klungkung Nyoman Suwirta.

Serta dihadiri pihak pemilik lahan di Kawasan Eks Galian C meliputi warga Desa Tangkas, Desa Gelgel, Desa Jumpai, dan Desa Gunaksa.

Baca juga: Fraksi Golkar DPRD Buleleng Boikot Rapat Paripurna, Tidak Setuju dengan Jumlah Peminjaman Dana PEN

Baca juga: Update Covid-19 di Denpasar, 16 November: Kasus Positif Bertambah 16 Orang, Pasien Sembuh 17 Orang

Baca juga: Diduga Lakukan Pencabulan, Tersangka WN Prancis Dilimpahkan ke Kejari Denpasar

Dalam konsultasi publik tersebut, seorang warga asal Gunaksa I Nengah Tunun mengaku bahagia sudah ada rencana pembangunan pusat kebudayaan Bali di Eks Galian C.

Hanya saja masih ada masyarakat pemilik lahan di Eks Galian C, namun belum terdata sebagai penerima ganti rugi saat pembebasan lahan.

" Ada beberapa warga belum terdaftar sebagai penerima, padahal mereka sudah memiliki tanda bukti," ungkapnya.

Sementara Kelihan Subak Tangkas dan Penggoncangan I Nengah Wija,  berharap agar pembebasan lahan nanti warga bisa mendapatkan ganti untung.

 Sehingga nantinya warga bisa membeli lahan produktif untuk pertanian.

" Kalau kami berharap bukan ganti rugi, tapi ganti untung. Sehingga masyarakat juga diuntungkan dan bisa membeli lahan produktif untuk pertanian.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved