Breaking News:

Pilkada Serentak

Parpol Minta KPU Gerak Cepat Segera Ganti KPPS yang Reaktif, Keselamatan dan Kesehatan Paling Utama

Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack mendesak KPU sebagai penyelenggaran pemilu untuk mengganti para KPPS yang reaktif tersebut

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali
Ilustrasi Pilkada Serentak. 

 Dewa Jack mengatakan bahwa pihaknya akan menggelar rapid test tersebut lima sampai tiga hari sebelum coblosan.

Nantinya, jika ada saksi yang diketahui reaktif, maka pihaknya akan langsung menggantikannya dengan saksi lainnya.

Pasalnya, di setiap TPS pihaknya menyiapkan 5 saksi, dengan dua saksi TPS dan tiga saksi cadangan.

“Saksi kan rapid nanti, mungkin 3-5 hari sebelum coblosan. Kalau ada yang reaktif ya langsung kita ganti. Kita sudah siapkan lima saksi di TPS, 3 diantaranya saksi cadangan,” jelasnya.

Baca juga: Jajaran Polres Badung Tatap Muka dengan Kapolda Bali Lewat Video Conference

Baca juga: Gabung di Timnas, Badan Komang Tri dan Irfan Jauhari Bertambah Kekar

Baca juga: 4 Shio yang Beruntung Kamis 19 November 2020, Siapa Saja Mereka?

Mengenai jumlah sendiri, pihaknya akan mengerahkan sejumlah 28 ribu orang lebih di enam Pilkada nanti.

 Ini menurutnya dilakukan setelah melakukan Training of Trainers (ToT) di berbagai DPC se-Bali dan jumlah TPS yang telah ditetapkan KPU.

Dewa Jack merinci bahwa jumlah TPS di enam wilayah yang akan menggelar Pilkada itu berjumlah 5.649, jumlah saksi dan guraklih yang dikerahkan persisnya sebanyak 28.245 orang.

“Satu TPS tinggal dikalikan lima,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua DPD I Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry.

 Saat dikonfirmasi, Rabu (18/11/2020), ia mengaku pihaknya juga meminta agar KPU untuk bergerak cepat mengganti para KPPS yang reaktif tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved