Breaking News:

Corona di Bali

Selama 7 Bulan, Limbah Masker di Denpasar Capai Sekitar 47 Juta Lembar

Bahkan selama 7 bulan pandemi Covid-19 ini, diperkirakan limbah masker yang dihasilkan sebanyak 47.250.000 lembar, untuk masker sekali pakai

Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
Pixabay
Ilustrasi masker 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Pandemi Covid-19 ternyata menyisakan sampah masker.

Bahkan selama 7 bulan pandemi Covid-19 ini, diperkirakan limbah masker yang dihasilkan sebanyak 47.250.000 lembar, untuk masker sekali pakai.

Hal tersebut diungkapkan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, I Dewa Gede Rai, saat diwawancarai Rabu (18/11/2020) siang.

“Kami memang tidak bisa menghitung secara spesifik berapa jumlah pastinya, karena sampah masker ini bercampur dengan sampah rumah tangga,” kata Dewa Rai.

Baca juga: Ketua Dewan Pers Ajak Media Massa Perhatikan Information Credibility dalam Penyajian Berita

Baca juga: Rangkaian Ngaben Bikul di Badung, Hari Ini Semua Tikus Dikumpulkan dan Digelar Upacara Ngeringkes

Baca juga: Update Jumlah Kumulatif Kasus DBD di Provinsi Bali: Penderita 10.784 Orang,Korban Meninggal 21 Orang

Dan hal ini pun sangat berbeda dengan limbah masker medis yang bisa dikalkulasikan.

Oleh karena itu, jumlah limbah masker ini diperkirakan dengan menggunakan estimasi jumlah penduduk di Kota Denpasar yakni sebesar 900 ribu jiwa.

“Estimasinya diambil dari seperempat jumlah penduduk aktif beraktivitas di luar rumah dan memakai masker dan setiap hari ganti masker,” katanya.

Dalam sehari diperkirakan jumlah limbah masker yang dihasilkan yakni 225 ribu lembar.

Sehingga dalam sebulan Denpasar menghasilkan sebanyak 6.750.000 lembar limbah masker.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved