Breaking News:

Fraksi Demokrat DPRD Bali Dukung Rencana Pengembangan Wisata Kesehatan di Bali

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berencana mengembangkan wisata kesehatan di Bali. Rencana ini mendapatkan dukungan dari Fraksi Partai Demokrat

Dokumentasi DPRD Bali
Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Bali, I Komang Wirawan membacakan pandangan umum fraksinya dalam rapat paripurna ke-12 masa persidangan II tahun 2020 DPRD Bali, Senin (10/8/2020). 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berencana mengembangkan wisata kesehatan di Bali.

Rencana ini mendapatkan dukungan dari Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali.

Wakil Ketua Fraksi Demokrat DPRD Bali, I Komang Wirawan, menegaskan pihaknya mendukung pernyataan Menteri BUMN yang mengungkapkan bahwa adanya potensi pembangunan fasilitas kesehatan dan kebugaran kelas dunia di Bali, khususnya Sanur yang telah menjadi destinasi wisatawan lanjut usia (lansia).

Baca juga: Sesi Latihan Arsenal Memanas, Ada Perkelahian Dua Pemain Hingga Berdarah

Baca juga: Permudah Layanan, Disdukcapil Badung Gandeng Gojek Bantu Penjemputan & Pengantaran Dokumen ke Warga

Baca juga: Dinilai Tak Efektif Kurangi Kebocoran PAD, KPK Tidak Rekomendasikan Pengadaan Tapping Box

"Kami Fraksi Partai Demokrat sangat mendukung pernyataan tersebut dan kami sarankan agar Rumah Sakit Bali Mandara dikembangan menuju ke arah tersebut sesuai dengan rencana awal pendirian Rumah Sakit Bali Mandara yang bertarah Internasional," kata Wirawan saat dihubungi Tribun Bali melalui sambungan telepon dari Denpasar, Jum'at (20/11/2020).

Dirinya memaparkan, banyak wisatawan di Bali yang mengalami sakit tidak mampu tertangani dengan baik sehingga dibutuhkan wisata kesehatan yang bertaraf internasional.

Dengan adanya wisata kesehatan ini, dirinya meyakini bahwa keberadaan pariwisata Bali nantinya akan semakin menggeliat.

Baca juga: Resah Akan Kehilangan Mata Pencaharian, Petani Arak di Desa Besan Harap Pemerintah Tolak RUU Mikol

Baca juga: Jerinx Divonis 1 Tahun 2 Bulan Penjara, 4 Figur Publik Ini Beri Tanggapan

Baca juga: Sambangi Bold Riders NTB, FRC Bali Tempuh Rute 1.500 Kilometer

"Jadi merangkul semuanya, baik pariwisata budaya, wisata kesehatan dan juga nanti ada wisata olahraga. Jadi sinkronlah semuanya di Bali, bukan hanya mencetuskan budaya," jelasnya.

Politisi asal Banjar Dinas Mekar Sari, Desa Sukadana, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem itu berharap, wisata kesehatan di Bali setidaknya bisa dimulai pada 2022 mendatang.

Pada tahun ini, Pemerintah masih berfokus untuk mengatasi pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dan di 2021 mendatang diperkirakan baru akan ada penyesuaian.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved