Breaking News:

Permudah Layanan, Disdukcapil Badung Gandeng Gojek Bantu Penjemputan & Pengantaran Dokumen ke Warga

Sejalan dengan upaya pemerintah untuk memitigasi penyebaran pandemi Covid-19 dengan mengurangi interaksi di ruang publik, Pemerintah Kabupaten

Communication Gojek Indonesia
Loket layanan Gojek di Disdukcapil Badung, Jumat (20/11/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, BADUNG - Sejalan dengan upaya pemerintah untuk memitigasi penyebaran pandemi Covid-19 dengan mengurangi interaksi di ruang publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) menggandeng Gojek untuk mempermudah masyarakat Kab Badung dalam pengurusan dokumen kependudukan. 

Kerja sama ini memanfaatkan layanan GoSend, solusi pengiriman dan pengantaran barang andalan di aplikasi Gojek untuk membantu penjemputan dan pengantaran dokumen kependudukan warga kepada Disdukcapil. 

Mitra driver Gojek akan mengantarkan dokumen dari titik penjemputan di rumah warga atau tempat warga berada (misalkan di kantor) ke Kantor Disdukcapil Kab Badung untuk diproses.

Baca juga: Dinilai Tak Efektif Kurangi Kebocoran PAD, KPK Tidak Rekomendasikan Pengadaan Tapping Box

Baca juga: Demi Meyakinkan Pihak Kepolisian, PT LIB Siap Pertontonkan Simulasi Pertandingan

Baca juga: Diduga Alami Pecah Ban, Satu Mobil Seruduk Sepeda Motor yang Tengah Terparkir

Jika dokumen kependudukan telah selesai diproses, Dispendukcapil akan menginformasikan ke warga untuk mengambil langsung atau dapat mengirim dokumen tersebut melalui layanan GoSend

Proses pengambilan maupun pengantaran dokumen di Kantor Dispendukcapil Kab Badung dilakukan melalui loket pelayanan khusus, sehingga waktu layanan menjadi lebih singkat. 

Dalam memberikan pelayanan, para mitra Driver Gojek menerapkan prosedur operasional standar (SOP) khusus yang mengedepankan upaya Jaga Kesehatan, Kebersihan, dan Keamanan (J3K), serta menggunakan atribut pendukung seperti masker, melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga jarak sedikitnya satu meter dengan orang lain, serta selalu melakukan disinfeksi kendaraan dan atribut setelah selesai digunakan. 

Baca juga: Resah Akan Kehilangan Mata Pencaharian, Petani Arak di Desa Besan Harap Pemerintah Tolak RUU Mikol

Baca juga: Jerinx Divonis 1 Tahun 2 Bulan Penjara, 4 Figur Publik Ini Beri Tanggapan

Baca juga: PT LIB Cium Isu Pemain Liga 1 Berkarier di Luar Negeri Karena Liga Mandek, Ini yang Akan Dilakukan

Selain itu, mitra tidak diperbolehkan bertugas ketika suhu badan di atas normal atau sedang sakit. 

Sejalan dengan penerapan J3K dalam proses pengantaran dan pengambilan barang, Disdukcapil memastikan dokumen sudah terbungkus dalam keadaan aman dan rapi melalui loket pelayanan dan antrean khusus bagi mitra driver.

Head of Government Relations Gojek Bali Nusra Charly Raya mengatakan, pada prinsipnya, Gojek hadir untuk menyelesaikan friksi kehidupan masyarakat sehari-hari. 

Baca juga: Sambangi Bold Riders NTB, FRC Bali Tempuh Rute 1.500 Kilometer

Baca juga: Ini Dampak Buruk Penggunaan Pakaian Bekas Tanpa Dicuci, Dapat Terkena Penyakit Infeksi Pada Kulit

Baca juga: Fraksi Demokrat DPRD Bali Usulkan Adanya Pembangunan Stadion Bertaraf Internasional

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved