Teknik Kamuflase Pasukan Khusus Inggris Ini Sulit Dikenali, Keberadaannya Nyaris Tak Terdeteksi

Teknik kamuflase juga digunakan di dunia kemiliteran untuk menyamarkan keberadaan pasukan khusus dalam suatu operasi militer rahasia.

Editor: Ady Sucipto
Via The Sun
Seorang anggota pasukan elit dari Resimen Pengintaian Khusus bersembunyi di suatu tempat di gambar ini. 

TRIBUN-BALI.COM, LONDON  - Teknik kamuflase bukan saja lazim terjadi di dunia flora dan fauna semata.

Teknik kamuflase juga digunakan di dunia kemiliteran untuk menyamarkan keberadaan pasukan khusus dalam suatu operasi militer rahasia.

Teknik kamuflase bisa diterapkan diberbagai medan operasi yang dilakukan oleh pasukan khusus militer. 

Satu di antaranya adalah teknik kamuflase pasukan khusus Inggris yang dikenal unggul dalam sejumlah bidang. 

Seperti pasukan penembak jitu Inggris yang dikenal piawai sebagai ahli penyamaran.  

Keahlian menyamar mereka dapat dilihat dari foto itu.

Dalam foto tersebut, anggota elite Resimen Pengintai Khusus sedang bersembunyi di antara lingkungan berbatu yang berlumut itu dengan mulusnya.

Bisakah kamu melihatnya?

Dia bersembunyi di suatu tempat di dinding semak dalam hutan itu.

Jika terkecoh, itu menunjukkan betapa lihainya pasukan elite tersebut, seperti dilansir The Sun pada Minggu (29/11/2020).

Mereka dengan mudahnya menyembunyikan diri di medan sekitar saat mengenakan kamuflase yang tepat.

Tampil dengan gaya kamuflase yang khas, yaitu campuran warna hijau, coklat, dan abu-abu, penembak jitu sepenuhnya membaur dengan hutan.

Prajurit itu bisa tidak terlihat saat dia memantau pergerakan musuh potensial.

Sebagai unit observasi rahasia khusus Angkatan Darat Inggris, pasukan SSR sering kali harus mengadopsi berbagai penyamaran yang berbeda.

Tentara telah menggunakan selimut yang mengenakan pakaian tradisional Arab dan Afghanistan, bahkan burka ukuran penuh.

Baca juga: Jet Tempur Eurofighter Typhoon AU Inggris Cegat Pesawat Militer Rusia Setelah Masuki Wilayah Ini

Baca juga: Kisah Istri Joe Biden, Jill Biden Calon Ibu Negara AS Ternyata Seorang Guru Bahasa Inggris

Baca juga: Iran Mengancam dan Tegaskan Siap Membalas Dendam Atas Pembunuhan Ilmuwan Nuklirnya

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved