Breaking News:

Tabrak Truk Parkir, Pemuda Asal Lampung Tewas di By Pass IB Mantra Klungkung

Pemuda asal Lampung bernama Aris Agung Eka Saputra (21), tewas setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan By Pass IB Mantra

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Wema Satya Dinata
istimewa
Kepolisian saat melakukan olah TKP lokasi kecelakaan di Jalan By Pas IB Mantra persisnya di Dusun Lepang, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Selasa (1/12/2020) dini hari. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pemuda asal Lampung bernama Aris Agung Eka Saputra (21), tewas setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan By Pass IB Mantra persisnya di Dusun Lepang, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Selasa (1/12/2020) dini hari.

Pemuda itu ditemukan meninggal di TKP,  dengan kondisi cidera kepala berat, patah tangan dan kaki, luka robek pada lutut kiri serta keluar darah dari hidung dan mulut.

Kanit Laka Lantas Polres Klungkung, Iptu I Gusti Made Mahendra menjelaskan, kasus laka lantas tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 Wita.

Kejadiannya berawal ketika sepeda motor Vario DK 6919 SS yang dikendarai korban (Aris) datang dari timur menuju ke barat.

Baca juga: Update Covid-19 Denpasar, 1 Desember 2020: Kasus Positif Bertambah 25 Orang, Sembuh 19 Orang

Baca juga: Bule Italia Pingsan di Jalan Imam Bonjol Denpasar, Miliki Riwayat Infeksi Paru-Paru

Baca juga: Pemerintah Pusat Berupaya Pulihkan Ekonomi Bali Lewat Program Restorasi Terumbu Karang

" Tiba di TKP, persisnya di depan warung makan khas Buleleng di Dusun Lepang, korban kemudian menabrak truk DK 8227 UV yang sedang parkir di selatan jalan," ungkap Gusti Made Mahendra.

Saat terkapar di jalan, warga maupun petugas  sempat kebingungan mencari identitas korban.

Karena korban tidak membawa identitas sehingga jenazahnya dibawa ke RSUD Klungkung sebagai Mr. X.

Awalnya warga juga menduga kalau korban merupakan korban tabrak lari. Karena di TKP tidak ditemukan ada kendaraan yang dilawan atau ditabrak.

Ternyata pemilik truk DK 8227 UV yang diketahui milik seorang warga asal Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Buleleng pergi ke kantor Polisi karena takut dihakimi massa.

"Kami belum mengetahui penyebab korban menabrak truk parkir tersebut. Apalah ngantuk atau bagaimana? Yang jelas, sopir truk langsung melapor ke polisi karena takut dihakimi warga," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved