Breaking News:

Merinding, Seekor Ular Kobra Berhasil Ditangkap di Bawah Kasur Warga di Sidakarya Denpasar

Regu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Denpasar mengevakuasi seekor ular kobra yang berkeliaran di dalam kamar tempat tinggal warga

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Wema Satya Dinata
Dok. BPBD Kota Denpasar
Tim Reptil Regu Damkar BPBD Kota Denpasar mengevakuasi ular kobra di Jalan Kerta Dalem XIV No. 6, Sidakarya, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, pada Rabu (2/12/2020). 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Regu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Denpasar mengevakuasi seekor ular kobra yang berkeliaran di dalam kamar tempat tinggal warga di Jalan Kerta Dalem XIV No. 6, Sidakarya, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, pada Rabu (2/12/2020).

Warga memilih untuk meminta bantuan evakuasi petugas BPBD Denpasar karena khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, apalagi jika didapati ular tersebut berbisa.

Dan benar adanya, setelah dicek petugas BPBD Denpasar didapati ular tersebut berjenis ular kobra yang notabene memiliki venom atau racun berbahaya jika sampai menggigit manusia atau mangsanya.

Saat proses evakuasi ular tersebut terpantau berada di lantai bawah kasur tempat tidur penghuni di kediaman tersebut.

Baca juga: Kunjungan Wisman ke Bali Oktober 2020 Tercatat 58 Orang, Turun -30,12% Dibanding Bulan Sebelumnya

Baca juga: Kinerja Ekspor Bali Tercatat Meningkat 5,18 Persen & Impor Bali Turun -11,56 Persen di Oktober 2020

Baca juga: Lakukan Pengawasan Penerapan Prokes, 1.969 Linmas di Badung Diberi Uang Saku Rp 100 Ribu per Hari

"Ular berjenis kobra kami evakuasi dari dalam tempat tinggal warga, terpantau di bawah kasur," kata Petugas Regu 1 BPBD Denpasar, Man Halus, kepada Tribun Bali.

Ular sepanjang hampir satu meter tersebut berhasil dievakuasi oleh petugas menggunakan stik khusus penangkap ular.

"Panjangnya kurang lebih 70 cm dan diameter kurang lebih 2 cm," tuturnya.

Petugas Reptil BPBD Denpasar lainnya, Sukarma menuturkan tidak ada korban akibat gigitan ular berbisa tersebut.

"Petugas kami aman tidak ada yang tergigit, penghuni juga aman," terangnya

Untuk diketahui, Kobra merupakan jenis reptil berbahaya karena dapat mengeluarkan bisa beracun.

Bahkan serangan dari Ular Kobra mampu menghilangkan nyawa manusia dengan bisa racun haemotoxin dan neurotoxin yang melumpuhkan saraf-saraf atau sistem otot hingga percepatan penyebaran bisa melalui aliran darah korbannya dalam sekejap.

Ular Kobra memiliki bermacam-macam jenis dan tersebar di berbagai daerah tropis di belahan dunia. Biasanya Ular Kobra aktif pada sore dan malam hari. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved