Breaking News:

Okupansi Hotel di Kawasan Nusa Dua Jelang Libur Natal dan Tahun Baru Meningkat, Rata-rata Capai 30 %

 Tingkat hunian (okupansi) hotel di kawasan The Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung, Bali selama periode bulan November 2020 stabil.

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana lengang di kawasan The Nusa Dua yang masih sepi tingkat hunian hotelnya. 

"Yang mereka tawarkan (promo akhir tahun) cukup menarik ya. Dan  dari 19 hotel yang ada disini kemarin ada 6 hotel yang belum beroperasi dan dari komunikasi kami terakhir dengan mereka, 5 hotel itu pertengahan Desember sudah mulai beroperasi. Jadi tinggal 1 hotel saja yang memang belum beroperasi dan ini menurut mereka akan tutup hingga awal 2021," papar Ardita.

Disinggung mengenai bagaimana apakah Bali perlu segera membuka pintu pariwisata bagi wisatawan mancanegara?

Menurutnya tidak semudah itu, kita lihat masing-masing negara mempunyai pertimbangan dan cara untuk menjaga keamanan warganya, tidak semata-mata kalau kita nyatakan buka belum tentu juga ada yang datang.

Karena mereka (Negara-nya) masih melarang warganya berpergian ke luar negeri, mungkin perlu ada pola-pola yang perlu kita persiapkan sehingga mereka saat dibolehkan melakukan perjalanan wisata ke luar negeri dan kita sudah siap.

"Perlu kita siapkan konsep-konsep yang menurut mereka dan menurut kita standarnya itu aman. Ini sangat penting yang perlu dilakukan, mungkin dengan bubble travel atau lain sebagainya. Tapi bagaimana mengimplementasikan karena paling utama adalah aspek kesehatan yang menjadi no satu," jelasnya.

"Idealnya pada saat mereka yakin atau trust terhadap kepada kita, itu idealnya disitu. Nah waktunya kapan kita belum bisa mengatakan kapan waktu terbaiknya tapi yang terbaik adalah pada saat sama-sama bisa yakin kita bisa meyakinkan konsep kita memberikan rasa aman dan kita juga yakin atas apa yang kita persiapkan bagi mereka merasa aman," sambung Ardita.

Pola yang dimaksud olehnya seperti pola-pola penanganan Covid-19 di kita yang perlu diperhatikan lagi dan ditingkatkan agar penyebaran Covid-19 dapat ditekan sekecil mungkin.

Lalu kita tetap harus mengedukasi masyarakat mengenai penerapan protokol kesehatan selalu diterapkan karena itu sangat penting.

Misalnya di destinasi wisata kita jaga dengan baik protokolnya tapi mereka melihat di jalan masyarakat tidak pakai masker itu hal yang perlu kita perhitungkan dengan baik untuk meyakinkan mereka.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved