Penanganan Covid
Klaster Keluarga Bertambah di Buleleng
Pada Jumat (11/12/2020), Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng mengumumkan terdapat penambahan 12 kasus baru terkonfirmasi
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kasus terkonfirmasi dari klaster keluarga kembali bertambah.
Pada Jumat (11/12/2020), Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng mengumumkan terdapat penambahan 12 kasus baru terkonfirmasi.
Mereka tersebar di lima kecamatan di Buleleng, Bali.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Ketut Suarmawan mengatakan, dari 12 kasus baru terkonfirmasi itu, lima diantaranya adalah warga asal Kecamatan Buleleng.
Baca juga: Sambangi Beberapa Lokasi, BNPB Lakukan Pemetaan untuk Rancang Bangun Sistem Pemulihan Ekonomi Bali
Baca juga: Ketua KPU Tangsel Meninggal Dunia Setelah Dirawat Positif Covid-19, Begini Kronologisnya
Baca juga: University of Sussex The United Kingdom Berbagi Pengetahuan dengan FEB Unud
Dua orang asal Kecamatan Seririt.
Tiga orang asal Kecamatan Banjar.
Satu orang asal Kecamatan Sawan.
Dan satu lainnya asal Kecamatan Kubutambahan.
12 kasus baru terkonfirmasi itu, sebut Suarmawan, sebagian besar dari klaster keluarga.
Mereka diketahui positif terpapar Covid-19 setelah dilakukan tracing oleh petugas kesehatan.
"Ini hasil tracing dari pasien positif sebelumnya. Kebanyakan berasal dari klaster keluarga," ucapnya.
Mengingat kasus terkonfirmasi banyak ditemukan di klaster keluarga, Suarmawan mengimbau kepada masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan hingga di lingkungan rumah, bila ada salah satu keluarganya yang sakit mengarah ke Covid-19.
"Yang sakit harus menggunakan masker meskipun berada di rumah," ucapnya.
Selain adanya penambahan kasus baru terkonfirmasi, terdapat pula penambahan lima pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh.
Dengan rincian satu orang asal Kecamatan Sawan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/juru-bicara-satgas-penanganan-covid-19-buleleng.jpg)