Pilkada Serentak

KPU Tabanan Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilkada, Jaya-Wira Raih 72,9 Persen

Pleno tersebut menetapkan paslon nomor urut 1 I Komang Gede Sanjaya berpasangan dengan I Made Edi Wirawan paket (Jaya-Wira) mendapat perolehan suara

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Suasana saat KPU Tabanan melaksanakan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilkada Tabanan 2020 di Kantor KPU Tabanan, Rabu (16/12/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan telah menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilkada Tabanan 2020 di Kantor KPU Tabanan, Rabu (16/12/2020).

Pleno tersebut menetapkan paslon nomor urut 1 I Komang Gede Sanjaya berpasangan dengan I Made Edi Wirawan paket ( Jaya-Wira) mendapat perolehan suara sebanyak 207.276 (72,9%).

Sedangkan, untuk paslon nomor urut 2, Anak Agung Ngurah Panji Astika dan I Dewa Nyoman Budiasa mendapat perolehan suara 77.141 (27,1%).

Selain penetapan penghitungan suara paslon, terjadi tambahan jumlah pemilih saat hari pencoblosan. Yakni sebanyak 552 pemilih.

Baca juga: Akibat Pandemi Covid-19, Biro Perjalanan Wisata di Bali Alami Kerugian Rp 5 T & Ribuan Pekerja diPHK

Baca juga: Update Covid-19 Kota Denpasar, 16 Desember: 1 Orang Meninggal, Pasien Sembuh Melonjak 56 Orang

Baca juga: Zero Kasus Positif Covid-19, Bupati Buleleng Bayar Kaul Babi Guling di Bondalem

 Pemilih tersebut berasal dari warga yang menggunakan hak pilihnya dengan e-KTP dan surat keterangan daftar pemilih tambahan (DPTb).

Kemudian jumlah pemilih yang pindah memilih sebanyak 58 orang.

Terakhir, jumlah suara tidak sah dikatakan cukup tinggi yakni 3 persen dari total jumlah pemilih 293.549 orang atau sebanyak 9.132 pemilih.

Disisi lain, pihak Bawaslu Tabanan juga memberikan catatan bahwa masih ada kesalahan pada administrasi yakni kesalahan pencatatan data pemilih.

Diantaranya, ada data pemilih laki-laki, namun tercatat sebagai pemilih perempuan.

Kemudian data pemilih tambahan ternyata justru tercatat pada daftar pemilih pindahan.

Ketua KPU Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa menyatakan, ada beberapa hal yang menjadi catatan oleh Bawaslu Tabanan seperti pada pencatatan data pemilih.

Ada sedikit kekeliuran yang disebablan oleh human error.

Namun Weda menegaskan tak mempengaruhi jumlah perolehan suara serta jumlah daftar hadir pemilih secara global.

"Hanya ada kesalahan pencatatan data pemilih antara laki-laki dan perempuan ini terjadi di beberapa tempat. Yakni Kecamatan Marga, Penebel dan Pupuan dan ini sudah kami lakukan koreksi dan revisi," kata Weda Subawa usai Rapat Pleno tersebut, Rabu (16/12/2020).

Baca juga: Keberangkatan Bagus Kahfi ke Belanda Terancam Tertunda, Ini Sebabnya

Baca juga: Setelah Mutilasi Korban, ABG 17 Tahun Main Ponsel di TKP

Baca juga: Tes Kepribadian: Pilih Satu Jendela, Pilihanmu Bisa Mengungkap Fakta Tersembunyi tentang Sifatmu

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved