Breaking News:

Pintu Pelinggih di Pura Gunung Sari Gianyar Dicongkel, Dua Tanduk Tembaga Hilang

Dua buah tanduk menjangan yang terbuat dari tembaga di Pura Gunung Sari Desa Adat Celuk digasak maling

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Foto: Dua buah tanduk menjangan yang terbuat dari tembaga di Pura Gunung Sari Desa Adat Celuk, Desa Dinas Buruan, Blahbatuh digasak maling. Pencurian terakhir diketahui krama adat, Kamis (17/12/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Dua buah tanduk menjangan yang terbuat dari tembaga di Pura Gunung Sari, Desa Adat Celuk, Desa Dinas Buruan, Blahbatuh, Gianyar, Bali, digasak maling.

Pencurian terakhir diketahui krama adat, Kamis (17/12/2020).

Saat ini pihak kepolisian Polsek Blahbatuh tengah melakukan penyelidikan.

Namun berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), pelaku pencurian tersebut sempat membuka-buka pelinggih lainnya di pura ini.

Baca juga: 5 Zodiak Ini Suka Percakapan Mendalam dengan Pasangannya, Aquarius Menghargai Percakapan

Baca juga: Ada Manusia Silver di Jalanan Denpasar, 2 Orang Sudah Diamankan Satpol PP Denpasar

Baca juga: Viral di Medsos, Sebuah Mobil Terbakar di Jalan By Pass Ngurah Rai, Ini Yang Sebenarnya Terjadi

Sementara yang diambil hanya dua tanduk tersebut.

Informasi dihimpun Tribun Bali, kasus pencurian benda sakral di Pura Gunung Sari tersebut pertama kali diketahui oleh I Gusti Nyoman Tirta, Kamis (17/12/2020), sekitar pukul 07.30 Wita.

Di mana saat itu, Gusti Tirta tengah melakukan persembahyangan.

Diketahui, Gusti Tirta sehari-hari memang rutin bersembahyang di sana.

Namun persembahyangan kali ini, dia dikejutkan sejumlah pelinggih yang pintunya tercongkel dan terbuka.

Melihat hal tersebut, ia lantas memberitahu kakaknya, Gusti Ngurah Gede Arta.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved