Breaking News:

Kapolda Putu Jayan Fokus Pintu Masuk Bali, Tindak Tegas Pemalsuan Surat Swab dan Rapid Test

Kapolda Bali, Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra, mengatakan telah melakukan antisipasi modus pemalsuan surat keterangan PCR maupun rapid test.

Dok. Istimewa
Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra diwawancarai awak media usai kegiatan tatap muka dengan sejumlah pimpinan media massa Bali di Gedung Perkasa Raga Garwita Polda Bali, Denpasar, Jumat (18/12/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kapolda Bali, Irjen Pol. Drs. Putu Jayan Danu Putra, S.H., mengatakan telah melakukan antisipasi modus pemalsuan surat keterangan PCR maupun rapid test dengan tindakan tegas serta sanksi kepada pelaku.

Hal ini dilakukan menyusul aturan baru syarat protokol kesehatan memasuki wilayah Bali bagi pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN), yang mulai diberlakukan hari ini, Sabtu (19/12/2020).

Berdasarkan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali, PPDN melalui perjalanan udara wajib menggunakan hasil negatif PCR swab, dan perjalanan darat atau laut menggunakan hasil negatif rapid test antigen.

"Kita tempatkan Propam dan Krimsus untuk mengantisipasi bentuk-bentuk penyimpangan. Jika rekan media memantau masuk Bali harus pakai surat keterangan PCR dan antigen misalnya barangkali ada unsur pemalsuan akan kita tindak, itu kita waspadai," tegas Putu Jayan pada kegiatan tatap muka dengan pimpinan media massa Bali di Gedung Perkasa Raga Garwita Polda Bali, Jumat (18/12/2020).

Baca juga: Perhatian: Dilarang Pesta Saat Malam Tahun Baru, Masuk Bali via Pesawat Wajib Tes Swab!

Kapolda Putu Jayan juga menegaskan telah mengantisipasi bentuk-bentuk kriminal tindak pidana lain, seperti halnya terorisme, premanisme, hingga narkoba.

"Terorisme menjadi perhatian, kita tidak boleh lengah. Polda Bali, Mabes Polri, Kasatgaswil, BNPT mengamankan Bali terkait hal tersebut. Termasuk premanisme, narkoba apapun itu intinya adalah perbuatan yang melanggar hukum harus ditindak," tegas jenderal bintang dua tersebut.

Saat ini, Polda Bali juga akan konsentrasi menjaga pintu masuk Bali.

Khususnya menyambut hari libur Natal dan Tahun Baru di masa pandemi ini.

Putu Jayan optimistis kebijakan baru di pintu-pintu masuk wilayah dapat menekan angka kasus Covid-19 sehingga masa libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 tidak menimbulkan klaster baru di Bali.

"Prokes (protokol kesehatan) kita tegakkan, Surat Edaran Gubernur Bali terkait pintu masuk wilayah Bali menjadi concern kita, supaya wilayah Bali bebas Covid-19, terutama tidak ada klaster terkait Nataru," jelas pengganti Irjen Pol Petrus Golose ini.

Putu Jayan juga menegaskan kepolisian bersama unsur terkait lainnya bakal menegakkan hukum prokes jika terdapat temuan di lapangan.

"Jika tidak sesuai prokes kita tindak tegas, misal ada kerumunan kita bubarkan, prinsipnya seperti itu," tegasnya.

Rapid Test Antigen di Bandara Ngurah Rai Membludak
Sementara itu, mulai kemarin PT Angkasa Pura I (Persero) sebagai pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menyediakan layanan rapid test antigen.

Layanan ini pun langsung diserbu pengguna jasa transportasi udara yang membutuhkannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved