Breaking News:

Update Kasus Penebasan di Desa Songan Bangli, Polisi Ungkap Pelaku Masih Memiliki Hubungan Keluarga

Pelaku kasus penebasan dua warga Desa Songan, Kintamani berhasil diungkap jajaran Polres Bangli.

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ady Sucipto
dok istimewa/Tribun Bali
Polisi ketika melakukan pemeriksaan kepada Adi Santosa, Sabtu (19/12/2020)   


TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Pelaku kasus penebasan dua warga Desa Songan, Kintamani berhasil diungkap jajaran Polres Bangli.

Diketahui pelaku tidak lain sepupu dari kedua korban.

Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan mengungkapkan kedua pelaku tersebut saat ini masih berstatus sebagai saksi.

Keduanya bernama Ketut Sandili (52) dan Adi Santosa (22) yang merupakan ayah dan anak. 

Dijelaskan, kejadian bermula saat kedua korban yakni Mangku Sudi dan Jro Anjasmara yang merupakan adik-kakak, datang ke rumah Ketut Sandili pada Jumat (18/12) siang.

Namun lantaran Ketut Sandili tidak ada di rumah, keduanya memutuskan untuk kembali. 

"Pada sore hari, sekitar pukul 17.00 wita atau 17.30 wita kedua korban itu kembali mendatangi rumah pelaku, dimana orang tuanya (Ketut Sandili), sudah berada dirumah. Ketiganya kemudian berbicara di depan rumah," ungkapnya, Sabtu (19/12/2020).

Baca juga: Dua Warga Desa Songan Bersimbah Darah Dilarikan Ke RSU Bangli, Satu Orang Ususnya Terburai

Baca juga: Pelaku Penebasan di Kawasan Pelabuhan Benoa Masih Diburu Polisi

Baca juga: Sepekan Terjadi Dua Kasus Penebasan di Badung Bali, Amarah Dipicu Dendam Hingga Harta Waris

Namun tiba-tiba terjadi cekcok, sehingga Ketut Sandili meminta tolong kepada anaknya, Adi Santosa yang saat itu berada di rumah.

Mendengar permintaan tolong orang tuanya, Adi Santosa langsung mengambil senjata tajam berupa pedang sepanjang satu meter yang ada di rumahnya. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved