Breaking News:

Yusril Ihza Mahendra Tolak Jadi Pengacara Rizieq Shihab, Ini Kata FPI

Yusril menyebut sudah banyak yang memintanya menjadi kuasa hukum Rizieq, namun ia menolaknya.

Bangka Pos
Yusril Ihza Mahendra 

Puncaknya saat dirinya memilih membela Jokowi di Pilpres 2019.

Menurut Yusril, Prabowo yang mereka dukung mati-matian di Pilpres bisa memberikan bantuan lebih dibanding dirinya.

Karena Prabowo saat ini berada dalam pemerintah yang berkuasa, sedangkan Yusril tidak.

"Saya sampai sekarang berada di luar pemerintahan dan tidak menjadi anak buah siapa-siapa. Masa minta bantuan sama orang yang Anda anggap murtad dan kafir seperti saya," kata Yusril.

"Pak Prabowo yang dulu Anda dukung mati-matian dunia akhirat, sekarang kan sudah jadi anak buah Pak Jokowi. Beliau kan tidak pernah Anda anggap murtad dan kafir seperti saya. Beliau mukmin sejati dan pembela ulama, pembela umat Islam yang sesungguhnya seperti yang Anda katakan selama ini," tambah Yusril.

Belajar dari hal itu, Yusril mengingatkan agar umat Islam memahami siapa tokoh yang mereka dukung.

Jangan sampai salah memberikan dukungan sehingga hanya dijadikan alat untuk meraih kekuasaan.

"Saya hanya ingin mengingatkan umat Islam, alangkah mudahnya mereka tertipu dan dijadikan permainan dan kepentingan politik. Track record seseorang dalam pergerakan Islam di tanah air, serta pembelaannya kepada umat Islam, seperti dianggap tidak pernah ada, bahkan tega-teganya ditenggelamkan, demi membela seseorang yang justru tidak jelas rekam jejaknya dalam pembelaan terhadap umat Islam," kata Yusril.

Sebelum Yusril, pengacara kondang Hotman Paris Hutapea juga lebih dulu menyatakan penolakannya menjadi kuasa hukum Rizieq.

Ia menolak menjadi pengacara Rizieq karena alasan terlalu sibuk dalam perkara bisnis.

Halaman
1234
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved